Wajib Tahu! Inilah Metode Pembelajaran yang Digunakan untuk Para Karyawan

Tidak hanya siswa, karyawan dalam sebuah perusahaan pun membutuhkan pembelajaran dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Biasanya, metode pembelajaran dalam proses belajar karyawan dilakukan dalam sebuah kegiatan pelatihan, seminar, workshop, dan lainnya.

Pengertian Umum

Metode pembelajaran merupakan implementasi mengenai langkah-langkah pembelajaran yang spesifik, sehingga terjadi proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Metode ini dilakukan dengan cara yang sistematis sehingga memudahkan pendidik maupun peserta didik dalam memahami materi.

Sementara itu, beberapa metode dalam pembelajaran yang ditujukan untuk karyawan sangat berguna untuk mengembangkan skill karyawan. Dengan demikian, diharapkan kinerjanya juga ikut meningkat.

Strategi Pembelajaran

Strategi dalam proses pembelajaran ini dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Strategi Pengorganisasian Pembelajaran

Pengorganisasian memiliki arti sebuah proses untuk menyusun sesuatu. Strategi pengorganisasian pembelajaran dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. Strategi Mikro

Strategi mikro adalah metode pengorganisasian yang memiliki satu konsep atau prosedur pembelajaran.

b. Strategi Makro

Strategi makro menggunakan lebih dari satu konsep atau prosedur dalam proses pembelajaran.

2. Strategi Penyampaian Pembelajaran

Strategi penyampaian pembelajaran berfokus pada media sebagai alat utama dalam metode pembelajaran. Dengan media, penyampaian materi kepada karyawan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Selain itu, berkat media pembelajaran, bukan tidak mungkin bahwa karyawan akan lebih leluasa memberikan respons dan pendapat. Terdapat lima prinsip dalam pembuatan media pembelajaran, yaitu:

  1. Kecermatan dalam menjelaskan sesuatu
  2. Interaksi yang mampu dibangun
  3. Kemampuan khusus yang dimiliki
  4. Motivasi yang bisa dibangun
  5. Biaya yang dibutuhkan

3. Strategi Pengelolaan Pembelajaran

Jenis metode ini menata interaksi antara variabel metode pembelajaran lainnya dengan karyawan. Dengan demikian, strategi pengelolaan pembelajaran berhubungan dengan keputusan tentang strategi pengorganisasian dan penyampaian. Ada tiga pengelompokan di strategi ini, yaitu:

  1. Berdasarkan pemberian informasi
  2. Berdasarkan pemecahan masalah
  3. Berdasarkan penugasan

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Mengacu pada strategi pengelolaan pembelajaran, metode pembelajaran memiliki banyak macam yang bisa digunakan. Masing-masing macam metode memiliki keunggulan dan kelemahan. Berikut ini daftarnya.

1. Metode Seminar

Metode seminar umum digunakan sebagai media pembelajaran. Media yang cara penyampaiannya menggunakan lisan ini, sangat sesuai jika diaplikasikan di proses pembelajaran yang melibatkan banyak karyawan.

Dengan metode ini, pendidik akan lebih mudah mengajarkan materi sesuai dengan bahasanya sendiri. Keunggulan lain pada metode seminar adalah seorang pengajar memiliki kendali yang besar dalam mengatur kelas, sehingga suasana akan lebih kondusif.

Namun, kendali yang dipegang oleh pengajar membuat ia kurang memahami perkembangan karyawan karena proses timbal balik serta pemahaman karyawan akan berbeda. Selain itu, metode ini juga membuat karyawan menjadi pasif.

2. Metode Tanya Jawab

Interaksi antara pengajar dan karyawan sangat diperlukan di dalam metode tanya jawab. Metode ini bisa digunakan sebagai alat ukur sejauh mana karyawan memahami materi. Beberapa manfaat bertanya yang dilakukan oleh karyawan yaitu mengetahui pemahaman dan keinginan karyawan, serta menggali informasi.

Metode tanya jawab bisa memancing karyawan untuk berpikir dan menyampaikan pendapatnya. Dari situ, karyawan menjadi lebih fokus pada proses pembelajaran. Meskipun metode satu ini cukup bagus untuk diterapkan, metode tanya jawab bisa menghabiskan waktu yang cukup banyak apabila terjadi perdebatan.

Selanjutnya, pada akhir sesi, dibuat kesimpulan yang juga memerlukan waktu lebih banyak karena ada kemungkinan perbedaan pendapat.

3. Metode Diskusi

Metode diskusi bisa dilakukan apabila ada permasalahan yang harus dicari jalan keluarnya oleh sekelompok karyawan. Dengan demikian, daya pikir setiap individu dapat terangsang dengan baik.

Metode ini dapat menimbulkan suasana kelas yang tidak membosankan. Setiap karyawan diimbau berani menyampaikan pendapatnya masing-masing. Dalam penyampaiannya, karyawan dituntut untuk berpikir kritis, sistematis, dan toleran terhadap pendapat yang berbeda.

Sayangnya, metode pembelajaran ini akan didominasi oleh karyawan yang lebih pandai dan berani berbicara. Murid yang kurang berani akan berpeluang kecil dalam berpartisipasi. Namun, hal ini bisa diatasi dengan aturan dari guru yang mengharuskan semua karyawan untuk berbicara.

4. Metode Latihan

Metode Latihan digunakan untuk mengembangkan keterampilan. Tujuan lain dari metode ini yaitu melatih mental karyawan agar terbiasa melakukan hal-hal tertentu. Hal tersebut karena latihan sangat berhubungan dengan kecerdasan memecahkan masalah di kondisi tertentu.

Namun, metode Latihan yang dilakukan terlalu ketat akan menghilangkan kreativitas dan inisiatif pada karyawan.

5. Metode Demonstrasi

Metode ini menggunakan benda sebagai alat pendukung pembelajaran. Hal ini bertujuan agar penggambaran materi dapat lebih jelas. Selain itu, metode ini juga bisa mengaplikasikan materi dengan cara praktikum.

Demonstrasi akan mengubah materi yang rumit menjadi lebih mudah. Syarat menggunakan alat dalam metode ini adalah ukurannya yang harus cukup besar dan bisa dilihat oleh karyawan dengan jelas,

6. Metode Perancangan

Karyawan akan diminta untuk merancang sebuah proyek yang nantinya akan diteliti. Perancangan ini dapat memancing inisiatif karyawan untuk menciptakan sesuatu. Metode ini memungkinkan karyawan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya.

Kebutuhan karyawan menjadi hal utama yang harus dipertimbangkan dalam metode ini. Selain itu, dibutuhkan pengajar yang ahli untuk menerapkannya.

7. Metode Percobaan

Metode percobaan biasanya dilakukan dalam beberapa kali supaya hasil percobaan dapat dianalisis dengan baik. Beberapa prosesnya yaitu menyiapkan alat dan bahan, percobaan, pengamatan, serta pencatatan hasil. Metode ini dapat dilakukan secara kelompok maupun individu.

Manfaat percobaan yaitu agar karyawan menemukan hal baru yang bisa diterapkan dalam pekerjaannya. Sebelum melakukan percobaan, pengajar harus memastikan alat yang akan digunakan sudah memadai.

8. Metode Seminar Plus

Seperti metode lainnya, metode seminar memiliki beberapa kelemahan. Untuk menyiasatinya, perlu dikombinasikan dengan metode lain sehingga terciptalah metode seminar plus. Beberapa contoh metode tersebut yaitu metode seminar plus tanya jawab, metode seminar plus diskusi, dan metode seminar plus latihan.

Fungsi Metode Pembelajaran

Fungsi penerapan metode dalam pembelajaran menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, yaitu:

1. Alat Motivasi Ekstrinsik

Motivasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu intrinsik (dari dalam) dan ekstrinsik (dari luar). Keduanya dibutuhkan dalam proses belajar. Metode pembelajaran menjadi salah satu perangsang dari luar yang efektif karena hal tersebut bisa mendorong seseorang untuk terus belajar.

2. Strategi Pembelajaran

Metode belajar juga bisa menjadi solusi mengenai daya serap dan intelegensi setiap orang yang berbeda. Metode pembelajaran yang tepat akan membantu seseorang untuk menerima ilmu yang disampaikan dengan baik.

3. Alat untuk Mencapai Tujuan

Metode pembelajaran bertugas menjadi media menyampaikan materi dari pengajar ke peserta didik. Maka dari itu, pemilihannya harus benar-benar diperhatikan. Tanpa metode pembelajaran, pendidik dan peserta didik akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran sangat berperan penting dalam kegiatan belajar. Bahkan, bisa dikatakan jika tidak ada metode ini, maka proses pembelajaran dari satu individu kepada individu lainnya tidak mungkin terjadi.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Ketika Anda mulai bekerja di suatu perusahaan, Anda harus sudah siap menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikuti manaj

Codemi Publication

Kualitas SDM sangat membawa pengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan. Hal inilah yang melatarbelakangi alasan pentingnya kualitas SDM dengan mer