Rahasia Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Teknologi

Melakukan pengembangan sumber daya manusia adalah mengupayakan terjadinya sebuah pembaruan atau perubahan perilaku pada karyawan secara teratur atau terencana. Tentunya sebagai sebuah perusahaan tidak ingin kinerja atau produktivitas karyawannya menurun. Hal ini tentunya akan berdampak besar bagi tercapainya tujuan atau targetnya.

Pengembangan atau pelatihan pada karyawan sangat diperlukan. Sebab untuk menghindarkan mereka dari pekerjaan atau rutinitas yang cenderung monoton. Tidak adanya variasi dalam pekerjaan terkadang membuat sebagian orang merasa nyaman sehingga inovasi serta kreativitasnya berkurang. Oleh sebabnya perlu adanya sebuah dorongan atau stimulus agar senantiasa fresh kembali.

Terlebih lagi pada era perkembangan teknologi ini, berbagai hal serba dimudahkan. Mulai dari meeting, berbagi data, bahkan nantinya bisa disiapkan sebuah sistem pelatihan dan pembinaannya. Sehingga berbagai hambatan terkait motivasi, kinerja, serta semangat dalam bekerja bisa terselesaikan dengan baik. Namun untuk menjalankannya perlu menggunakan metode khusus.

Tips Mengoptimalkan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Teknologi

Berbeda dengan 10 tahun lalu, yang perangkat digital, akses internet, serta kesadaran menggunakan teknologi digital masih rendah, kini hampir semua orang sudah familiar dengan digitalisasi. Gadget, internet, dan berbagai teknologi informasi mudah diakses. Karenanya pelatihan digital bisa jadi alternatif solusi. Namun ada hal yang perlu diperhatikan.

1. Analisis kebutuhan perusahaan

Tentunya agar setiap pelatihan berjalan sesuai arahan, haruslah memetakan terlebih dahulu arah, kebutuhan, serta kondisi kongkret lapangan. Terlebih terkait kinerja karyawan, di bagian mana saja perlu dioptimalkan atau keterampilan apa yang dibutuhkan mendatang. Dengan mempersiapkan secara matang, maka akan mudah menentukan jenis pelatihannya.

2. Pemilihan metode pelatihan

Metode pelatihan menentukan bagaimana sebuah keterampilan atau pengetahuan diberikan pada karyawannya. Apakah cukup dengan sekali pertemuan saja ataukah memerlukan proses secara berkala dan terstruktur. Tentunya penentuannya didasarkan pada kebutuhan, serta akan lebih baik jika dibuat terstruktur, sehingga mudah dipahami oleh pesertanya.

3. Sistem motivasi dan evaluasi

Terkadang hambatan dalam mengadakan pengembangan sumber daya manusia adalah partisipasinya. Alih – alih mengikuti dengan sungguh – sungguh, terkadang hanya sekedar gugur kewajiban. Ini tentunya bertentangan dengan keinginan perusahaan. Oleh karenanya perlu ada rancangan sistem motivasi serta upaya penilaian agar menumbuhkan antusiasme pesertanya.

Optimasi Perangkat Digital

Ada berbagai cara untuk melakukan pelatihan dan pendidikan, terutama ketika memanfaatkan teknologi digital saat ini. Mulai dari mengadakan webinar dengan mendatangkan pembicara ahli, atau melakukan kelas terstruktur secara daring. Keunggulannya adalah tanpa perlu dikumpulkan dalam satu ruangan dan waktunya bisa sedikit lebih fleksibel.

Terlebih saat ini, pakar pendidikan telah mengembangkan metode blended learning. Yaitu upaya optimasi belajar menggabungkan antara kemandirian belajar dari sumber internet serta pelaksanaan seperti kelas konvensional. Sehingga pembelajaran tetap terarah tetapi memberikan kebebasan. Metode ini cocok sekali untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia pada perusahaan.

Hal yang perlu disiapkan berikutnya adalah kurikulum atau struktur pelatihannya. Mengingat keterampilan dapat dibentuk dengan cara pemberian pengetahuan, melatihkan, serta membiasakannya. Sehingga haruslah satu materi dengan materi lainnya saling berkaitan. Kemudian ditentukan jenjang serta urutan penyampaiannya. Sehingga proses evaluasi serta penilaiannya juga akan lebih mudah.

Penggunaan Sistem Manajemen Pembelajaran

Tentunya berbagai persiapan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa adanya proses manajemen. Manajemen tidak hanya berhubungan dengan persiapan serta target, tetapi bagaimana mengelola seluruh perangkatnya, mulai dari budgeting, SDM, pengajar, dan berbagai bahan ajarnya. Terlihat rumit, tetapi bisa diatasi dengan mudah.

Baca juga : Penerapan Learning Management System untuk Perusahaan

Salah satunya adalah menggunakan platform yang menawarkan program manajemen pelatihan. Terlebih apabila berbasis cloud seperti platform Codemi. Berbagai kemudahan akan didapatkan seperti penyimpanan materi, akses materi, serta pengaturan dan pemantauan proses pembelajaran para karyawan. Bahkan informasinya bisa detail dan spesifik.

Berbagai optimasi dilakukan untuk menunjang perusahaan dalam pengembangan SDM. Seperti melakukan update terhadap berbagai materi, serta media pembelajarannya. Sehingga perusahaan mampu dengan cepat mengambil peluang keterampilan bagi para pegawainya. Sehingga memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan para pesaingnya. Untuk mengaksesnya bisa mengunjungi link https://codemi.co.id/.

Kreativitas serta inovasi dari para karyawan senantiasa dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas sebuah perusahaan. Sehingga tidak hanya sekedar meraih target saja, tetapi juga menemukan cara terbaik dalam mencapainya. Untuk mendukungnya perlu senantiasa diadakan pengembangan sumber daya manusia secara digital menggunakan platform Codemi.


Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article

Apa itu pembelajaran kolaboratif? Secara singkat, pembelajaran kolaboratif adalah metode pembelajaran yang mendorong peserta untuk membentuk tim da

Apa yang menjadikan sebuah perusahaan dinilai hebat? Ada yang menjawab modal usaha yang besar, ada pula yang mengatakan laba usaha yang meningkat s