LMS

Peran LMS dalam Blended Learning

Pada dasarnya, blended learning adalah metode pembelajaran dengan menggabungkan beragam cara penyampaian oleh pengajar kepada peserta didik. Termasuk pula mengenai model pengajaran dan gaya pembelajaran yang diterapkan. Metode pembelajaran blended learning pun mengenalkan berbagai pilihan alternatif media dengan berbasis pada dialog dua arah dari pengajar dan peserta didik.

Jadi, secara singkat blended learning adalah sebuah metode yang menggabungkan kuliah atau proses belajar mengajar online dan offline. Hal yang menjadi penekanan dalam metode pembelajaran blended learning tidak hanya berfokus pada penyampaian materi yang fleksibel dan efisien, lebih dari itu juga menciptakan sebuah interaksi yang intens dari kedua belah pihak.

Perbedaan blended learning dengan elearning

Mungkin sebagian besar dari Anda bertanya-tanya, lantas apa perbedaan blended learning dengan e-learning yang selama ini sudah ada? E-learning lebih menekankan pada cara atau metode pembelajaran yang berbasis media elektronik dan internet sebagai perantaranya. Dengan kata lain, untuk e-learning seluruhnya dilakukan secara online dan kesempatan untuk bertatap muka sangat jarang bahkan tidak ada.

Meskipun begitu, e-learning dan blended learning sebenarnya memiliki persamaan karena menggunakan perangkat digital seperti komputer dan jaringan internet sebagai metode pembelajaran mereka. Dalam e-learning hubungan timbal balik menjadi berkurang, sementara itu blended learning terdapat interaksi yang lebih intens.

Manfaat bended learning

Blended learning adalah sebuah metode yang dapat menjadi sebuah alternatif di Indonesia menghadapi era digital. Mengingat kini, hampir di berbagai negara telah menggunakannya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membuat peserta pelatihan dan pengajar lebih mudah dalam proses pemberian materi pelatihan. Setidaknya ada beberapa manfaat utama yang dapat Anda rasakan ketika menggunakan metode blended learning di institusi maupun perusahaan. Berikut beberapa di antaranya.

  • Lebih efektif dan efisien

Tidak bisa dipungkiri lagi, setiap peserta didik memang memiliki cara belajar yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Contohnya saja, ada tipe peserta didik yang dapat semangat belajar sembari mendengarkan musik. Di sisi lain, ada pula tipe peserta didik yang lebih menyukai cara belajar dengan suasana yang tenang agar semua materi mudah diserap dan lebih berkonsentrasi.

Perbedaan cara belajar seperti ini memang tidak bisa dipukul rata ketika berada di kelas. Dengan adanya metode pembelajaran blended learning seolah merupakan jawaban dari hal tersebut. Peserta didik dapat mengatur dan memilih waktu belajar sendiri di mana saja dan kapan saja. Tentu saja, selain efektif ini akan memangkas biaya bahkan sampai 50% lebih rendah bila dibandingkan dengan cara belajar konvensional.

  • Tren belajar di masa depan

Tren mengenai blended learning dalam perkembangannya cukup banyak diminati oleh semua kalangan, tidak hanya bagi para peserta pelatihan saja, tetapi juga institusi maupun perusahaan. Ini dikarenakan metode pembelajaran blended learning didukung dengan berbagai ragam kemudahan seseorang dalam mencari informasi tertentu. Bahkan di sini peserta pelatihan tidak hanya dapat mencari informasi materi dari kampus atau institusi pendidikan mereka saja, tetapi juga dari kampus-kampus ternama di dunia.

Mendukung Pengembangan Keterampilan Digital Peserta Didik dan Pengajar

Disadari atau tidak keberadaan metode pembelajaran blended learning juga mampu meningkatkan keterampilan digital dalam proses belajar mengajar. Baik itu bagi peserta didik maupun pengajar. Dengan menggunakan perangkat digital yang terkoneksi dengan jaringan internet, para peserta didik dapat berinteraksi secara intens dengan pengajar. Di samping itu, keberadaan blended learning dinilai mendukung adanya akses yang adil pada sumber materi belajar maupun keahlian khusus. Para peserta pelatihan pun bisa mengembangkan jaringan sosial dengan peserta pelatihan lainnya.

Peran LMS pada Blended Learning

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, blended learning adalah metode yang menggabungkan interaksi tatap muka dikombinasikan dengan perkembangan digital saat ini. Metode blended learning akan berjalan dengan baik bila didukung dengan adanya learning management system (LMS). Pada dasarnya LMS ini adalah aplikasi yang bisa membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran.

Fungsi dari LMS dapat memungkinkan pengelola membuat sebuah kursus atau pelatihan dengan mudah dan memonitor peserta pelatihan. Dalam kaitannya pada metode blended learning adalah sudah jelas bahwa LMS dapat diandalkan dalam mendukung proses belajar. Sebab keduanya bisa dikatakan saling melengkapi dan berkaitan.

Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan menggunakan LMS terbaik dalam menerapkan metode blended learning. Salah satunya yang bisa diandalkan di Indonesia adalah layanan LMS dari Codemi dengan berbagai ragam fitur yang dapat Anda nikmati.

CEO of Codemi.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Zaki Falimbany

Meningkatkan kemampuan karyawan adalah suatu hal yang mutlak. Di era yang penuh persaingan ini, perusahaan Anda akan lebih mudah bertahan jika memi

Zaki Falimbany

Di era digital saat ini, perusahaan dapat mengelola dan menciptakan modul pembelajaran online atau e-learning dengan lebih mudah. Terlepas dari jen