Pentingnya Menjaga Keseimbangan Hidup untuk Mendukung Produktivitas

Seseorang yang mampu menjaga keseimbangan hidup akan memiliki produktivitas lebih dengan jam kerja sama. Hal tersebut dapat terjadi karena efisiensi tubuh dapat ditingkatkan untuk merangsang aktivitas.

Meskipun waktu dalam satu hari tetap sama 24 jam namun efisiensi orang dalam bekerja tentu berbeda. Misalnya A dapat bekerja hingga mendapatkan poin 80 sedangkan B hanya mampu mencapai 55 saja.

Hal tersebut dapat terjadi karena perbedaan jam biologis dari seorang individu. Perbedaan circadian clock seseorang dapat terbentuk karena kebiasaan hidupnya. Jadi peak performance memiliki kurva berbeda dari orang lain.

Misalnya saja pada jam 8 pagi, efisiensi petani dan nelayan lebih maksimal dibandingkan pekerja kantoran. Hal tersebut dapat terjadi karena petani atau nelayan sudah terbiasa bangun pukul 3 pagi.

Secara alami performa maksimal manusia akan berada pada rentan 2 hingga 5 jam setelah dia bangun. Hal tersebut tentu saja hanya data mayoritas, varian lain masih bisa terjadi karena banyaknya faktor.

Jadi apabila Anda ingin meningkatkan produktivitas dalam satu waktu tertentu, penting memperhatikan bagaimana keseimbangan tubuh. Jadi tidak ada lagi cerita Anda mengantuk saat datang ke kantor.

Biasanya dengan alasan bukan jenis kriteria early bird, dan lebih kepada night owl. Istilah seperti itu sering dijadikan alasan ketika efisiensinya kurang. Jadi kenali bagaimana menjaga agar performa Anda selalu prima sesuai jadwal kerja.

Cara Menjaga Keseimbangan Hidup Sesuai Jadwal Kerja

Biasanya orang yang kesulitan fokus saat bekerja memiliki jadwal peak performance berbeda. Misalnya saja Anda memiliki peak performance saat tengah hari, sedangkan pekerjaan menuntun on fire saat pagi.

Terdapat beberapa metode mudah untuk menyesuaikan bagaimana circadian clock tubuh Anda fleksibel. Paling mudah adalah mengatur jam tidur malam, setidaknya seorang pria dewasa harus memiliki waktu tidur antara 5 hingga 6 jam.

Jam tidur teratur memang efektif menjaga keseimbangan hidup seseorang. Jadi jangan sampai Anda mengurangi durasi tersebut untuk alasan tidak penting. Apabila ada waktu lembur atau shift kerja berbeda, nanti akan dibahas lebih lanjut.

Kemudian mengatur waktu kapan bangun juga cukup krusial, karena fungsi otak tentu belum optimal jika langsung dipaksa bekerja. Pastikan Anda sudah bangun minimal 2 jam sebelum mulai melakukan pekerjaan.

Persiapan tersebut efektif agar otak mampu memproduksi hormon adrenalin dan endorfin yang efektif memacu semangat bekerja. Jadi saat memulai pekerjaan, otak berada dalam puncak performanya.

Mengkonsumsi kafein atau berolahraga dapat menjadi pelengkap dalam mengawali pagi. Untuk olahraga sendiri Anda bisa lakukan langsung setelah mata terbuka. 10 hingga 30 menit rata-rata mampu mencukupi kebutuhan tubuh.

Selain jadwal, asupan makanan juga harus dijaga sebagai bahan bakar saat Anda bekerja. Tanpa adanya asupan makanan bernutrisi maka keseimbangan tubuh akan terganggu dengan kekurangan bahan bakar untuk produktif setiap hari.

Makanan yang diperlukan tidak perlu terlalu mahal, cukup penuhi kebutuhan kalori anda. Rata-rata orang dewasa membutuhkan 1500 kalori setiap hari. Jika memungkinkan tambah dengan konsumsi multivitamin agar tubuh tetap terjaga.

Dari data tadi dapat disimulasikan Anda mulai tidur jam 11 malam. Bangun pukul 5 pagi dan mulai berangkat jam 7. Pembagian waktu tersebut adalah simulasi ideal untuk mendapatkan produktivitas maksimum.

Menjaga Keseimbangan Saat Jam Kerja Fluktuatif

Memiliki jam kerja fluktuatif memang menyulitkan ketika ingin menjaga keseimbangan tubuh dengan circadian clock tubuh. Kemudian ada masalah lagi ketika tempat kerja menuntut jadwal lembur sehingga istirahat terganggu.

Solusi jangka pendek untuk masalah tersebut adalah micro sleeping. Artinya Anda memiliki jam tidur cepat namun bisa dilakukan beberapa kali. Satu kali micro sleeping biasanya memakan waktu 10 hingga 30 menit.

Melatih kebiasaan ini memang sulit, Anda juga harus bisa fokus untuk menjaga agar tidak melebihi waktu tersebut. Karena ketika seseorang terlelap lebih dari 30 menit namun kurang dari 2 jam maka kerja otak akan terganggu.

Jadi saat bekerja penuh selama 24 jam Anda bisa mengaplikasikan hal tersebut. Biasanya pemula memanfaatkan ambient sound dan mengatur alarm agar dapat bangun tepat waktu.

Bagi Anda yang tidak ingin melakukan hal tersebut dapat dengan olahraga kardio. Luangkan waktu setelah shift 24 jam selesai untuk sekedar jogging ringan. Hal ini penting untuk menjaga jantung tetap prima.

Dengan berolahraga ringan Anda juga bisa tidur lebih mudah sehingga tidak membutuhkan jam lebih. Jika Anda melihat kebiasaan kerja di negara maju pasti selalu ada jadwal khusus untuk ke gym, inilah yang membuat pekerja tersebut tetap produktif.

Memang menjaga performa tubuh cukup sulit untuk dimulai. Jadi jangan menyerah ditengah jalan saat merasa kesulitan. Perlahan namun pasti menjaga keseimbangan hidup dapat dilatih dan memberikan hasil optimal.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Meskipun pertumbuhan penduduk sangat besar, ternyata tidak dibarengi dengan pertumbuhan afeksi, banyak orang merasa selalu kesepian meskipun sedang

Codemi Publication

Bagaimana cara mengimplementasikan Kaizen 5s untuk para karyawan? Pertanyaan tersebut barangkali membuat Anda penasaran karena konsep 5s diadopsi d