LMS

Pembelajaran E-Learning, Apakah Efektif untuk Pelatihan Karyawan?

Saat ini pembelajaran e-learning banyak digunakan oleh berbagai sektor. Tidak hanya dunia pendidikan saja, tapi juga di dunia kerja. Seperti kita ketahui, pelatihan karyawan adalah hal yang biasa di dalam dunia kerja.

Pelatihan ini biasanya diberikan kepada karyawan baru, atau kepada karyawan lama untuk meningkatkan skill mereka. Tujuan dari diberikannya metode pelatihan satu ini adalah untuk meningkatkan SDM di perusahaan secara menyeluruh.

Pada saat karyawan diberikan pelatihan, sudah tentu skill mereka akan bertambah. Dengan bertambahnya skill mereka ini, para karyawan bisa memaksimalkan kemampuan mereka dalam bekerja. Sudah tentu ini akan berdampak besar terhadap perusahaan yang Anda miliki.

Dari segi efektifitas, ternyata pelatihan karyawan ini sangat direkomendasikan untuk Anda pilih. Bukan tanpa alasan, ada banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh pembelajaran e-learning ini sehingga sangat direkomendasikan untuk perusahaan anda. Apa saja kelebihannya?

Elemen Visual Audio Pada E-Learning Membuat Materi Mudah Dipahami

Alasan pertama kenapa metode e-learning ini sangat direkomendasikan dan disebut efektif adalah media pembelajarannya yang menggunakan elemen visual audio. Metode satu ini memungkinkan para penerima materi memahaminya dengan lebih mudah.

Menurut penelitian para ahli, konten dalam bentuk gambar 60 ribu kali lebih cepat diproses oleh otak manusia dibandingkan dengan konten dalam bentuk teks. Dari penelitian yang sama juga didapat informasi kalau informasi visual yang masuk ke dalam otak manusia adalah bentuk visual.

Hal ini kemudian dimaksimalkan oleh elemen audio di dalam elemen visual tersebut. Secara otomatis informasi yang diserap oleh otak akan semakin maksimal. Secara otomatis para karyawan bisa memahami materi pelatihan yang disampaikan dengan mudah.

Pembelajaran E-Learning Lebih Memberikan Rasa Nyaman

Pembelajaran elektronik e-learning ternyata bisa meningkatkan rasa nyaman dari para pekerja yang mengikuti pelatihan tersebut. Bagaimana tidak, dengan penerapan metode pelatihan yang satu ini, para pekerja bisa dengan bebas untuk melakukan pelatihan saat sedang dimanapun dan kapanpun waktu mereka menginginkannya.

Dengan peluang ini, para karyawan juga bisa untuk memilih waktu dan lokasi pelatihan terbaik untuk mereka. Dengan pemilihan lokasi dan pemilihan waktu yang sudah tepat, secara otomatis mereka juga bisa dengan mudah untuk memahami materi e-learning yang disampaikan.

Dengan berbasis teknologi internet, para pekerja juga sudah bisa untuk mengaksesnya dalam berbagai macam kondisi. Konten yang disampaikan biasanya adalah konten yang berbentuk video apakah itu video life atau video khusus materi. Yang terpenting, ada media yang bisa digunakan untuk mengaksesnya.

Pembelajaran E-Learning Mudah Diingat Karena Menggunakan Video Singkat

Pembelajaran elektronik e-learning ini berbeda dengan jenis pembelajaran biasanya. JIka pembelajaran biasa menggunakan jam belajar yang panjang, e-learning tidak demikian. Biasanya video yang ada berdurasi singkat saja. Kalaupun ada materi yang panjang, materi tersebut akan dibagi menjadi beberapa sesi. 

Hal ini senada dengan beberapa penelitian ahli yang mengatakan kalau panjang video paling optimal adalah 6 menit karena jarang sekali ada orang yang menonton video dengan durasi di atas 15 menit. Dengan durasi yang singkat ini, para pekerja bisa mengingat materi yang disampaikan pada video dengan lebih mudah. 

Bahkan kalau mereka lupa, mereka bisa terus mengulang-ulang materi video ini untuk mengingatnya kembali. Tidak hanya diulang-ulang, materi video seperti ini bisa dihentikan dan dilanjut pada detik-detik yang dirasa sulit untuk dipahami.

Metode Storytelling Akan Memunculkan Pemahaman yang Matang Pada Karyawan

Ada banyak metode penyampaian yang bisa dipilih dalam pembelajaran elektronik e-learning. Dikutip dari berbagai sumber, metode storytelling ini memiliki potensi yang sangat baik untuk dijadikan cara penyampaian materi pada e-learning. Dengan menggunakan metode satu ini, materi yang disampaikan akan terasa jauh lebih menarik. 

Selain itu, para pekerja yang mendengarkan juga akan belajar menarik kesimpulannya masing-masing. Otomatis mereka bisa lebih mudah untuk mengingat materi-materi yang sudah disampaikan. Metode storytelling pada e-learning ini juga bisa mengkonversi materi yang berat menjadi seolah sangat ringan.

Metode storytelling ini juga bisa diterapkan kepada mereka yang tua ataupun muda. Jadi penerapannya tidak perlu disesuaikan dengan usia dari para peserta e-learning itu sendiri. Sudah tentu segmen pelatihan bisa diikuti oleh seluruh peserta secara bersamaan.

Inilah yang membuat metode e-learning begitu diminati oleh banyak perusahaan besar di dunia. Cara melakukannya juga sangat mudah, Anda bisa melakukannya secara mandiri atau dengan memilih perusahaan penyedia jasa pembelajaran elektronik e-learning yang banyak berdiri saat ini.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

2 Comments

    Leave Comment

    Your email address will not be published, Required fields are marked





    Related Article
    Zaki Falimbany

    Model evaluasi training Kirkpatrick 4 level adalah salah satu model yang populer dan banyak dipakai guna mengukur sejauh mana pengaruh suatu pelati

    Codemi

    Berbagai metode pelatihan SDM telah dikembangkan, salah satunya adalah pengembangan metode pembelajaran blended learning. Hal ini dilakukan karena