LMS

10 OKR Terbaik untuk Industri SAAS

Mempelajari contoh penerapan OKR terbaik untuk industri SAAS dapat membantu perusahaan, tim maupun individu dalam menetapkan tujuan dan strategi. Tujuan tersebut dapat berupa kinerja, produktivitas dan semua hal yang bisa diukur.

OKR (Objective and Key Result) umumnya diterapkan dalam periode waktu tertentu. Sehingga mampu melacak kemajuan, mempertahankan kemajuan dan menyelenggarakan rencana darurat jika dibutuhkan.

OKR ialah kerangka kerja manajemen tujuan yang banyak dipakai oleh perusahaan besar di dunia. Penerapannya mampu menyelaraskan strategi pertumbuhan perusahaan. Hal tersebut membuat karyawan mampu meraih tujuan secara efektif. 

Mengenal Apa itu OKR dalam Industri

10 OKR Terbaik untuk Industri SAAS
via: Freepik

Sebelum mempelajari seperti apa penerapan OKR terbaik untuk industri SAAS, mari mengenali garis besarnya terlebih dahulu. OKR sendiri sudah banyak diterapkan oleh perusahaan besar seperti Google, Intel, LinkedIn, Amazon dan lain sebagainya.

Baca: 10 Contoh OKR Efektif untuk Industri Ritel

Secara sederhana, OKR ialah kerangka kerja yang menetapkan sebuah tujuan (objective). Pengukuran ketercapaian tujuan tersebut menggunakan beberapa hasil utama (key results). Jika ingin menerapkannya maka wajib memakai komponen objective dan key results.

Tatkala menerapkan OKR terbaik untuk industri SAAS, Anda mampu menetapkan tujuan perusahaan, departemen, tim maupun pribadi. Anda dapat melibatkan sejumlah tujuan dalam satu kerangka kerja dengan hasil terukur.

Ketika mampu meraih hasil tersebut, akan tampak presentase keseluruhan tujuan mengalami kemajuan. Sehingga dapat mengukur kemajuan tujuan aspirasional secara mudah dan praktis.

Melalui strategi tersebut, Anda bisa melacak kemajuan karyawan atas tugas yang dibebankan. Kemudian juga dapat melacak kemajuan perusahaan dalam meraih tujuan yang lebih luas. OKR sangat bermanfaat bagi HR.

Anda dapat meminta setiap tim dan karyawan untuk bertanggung jawab terhadap pertumbuhan perusahaan. Sebagian besar perusahaan SAAS bekerja dengan karyawan dalam keahlian berbeda-beda. Menerapkan OKR terbaik untuk industri SAAS adalah pilihan terbaik. 

Mengapa Perlu Menerapkan OKR pada Industri SAAS?

OKR memuat objective yang merupakan tujuan dimana dirancang dalam bentuk singkat, inspiratif, dan menarik. Kemudian mampu memberikan arahan, motivasi dan tantangan bagi setiap anggota tim.

Sementara key results ialah sekumpulan metrik yang dipakai untuk mengukur kemajuan. Metrik juga mampu menggambarkan sejauh mana tujuan telah berhasil diraih. Biasanya objective memuat 2 sampai 5 key results. 

Adanya objective dan key results dalam OKR terbaik untuk industri SAAS menunjukkan pentingnya penerapan konsep tersebut. Perusahaan SAAS bisa memberi motivasi dan menyelaraskan tim untuk bekerja sama mencapai tujuan. 

Kerangka kerja memungkinkan Anda untuk menetapkan tujuan penting dalam perusahaan. Anda bisa memilih bentuk kualitatif seperti harapan pelanggan. Jika ingin berbentuk kuantitatif seperti persentase keuntungan juga dapat dilakukan.

Bahkan, penerapan OKR terbaik untuk industri SAAS dapat membantu menciptakan sistem pengambilan keputusan secara transparan. Sebab, setiap karyawan mengetahui cara menyelesaikan sesuatu dan melacak kemajuan diri sendiri menuju tugas tertentu.

Konsep tersebut juga mampu menghadirkan arahan secara jelas kepada seluruh anggota tim atau karyawan. Sehingga tidak mungkin ada aktivitas tumpang tindih. Setiap karyawan bisa fokus pada tugas masing-masing. 

Selain itu, biasanya OKR dirancang bersama dengan anggota tim. Sehingga mampu menyesuaikan tugas dengan kompetensi penanggung jawab. Akuntabilitas karyawan untuk mencapai tujuan kerangka kerja dapat diselaraskan dengan tujuan perusahaan.

Karena dirancang bersama dengan karyawan, OKR akan memberikan manfaat lainnya. Yakni meningkatkan keterlibatan karyawan sehingga mampu menaikkan motivasi. Bahkan membantu meningkatkan kepuasan kerja dan produktivitas. 

Langkah Perencanaan OKR di Perusahaan SAAS

Sebelum menerapkan OKR terbaik untuk industri SAAS, wajib melakukan langkah perencanaan terlebih dahulu. Hanya ada dua bentuk perencanaan, yakni memperkenalkan ke tim dan menentukan isi OKR.

Pertama mengenai perkenalan OKR ke tim. Sebelum menyelenggarakan kerangka baru dalam perusahaan, wajib mengkomunikasikannya dengan karyawan. Sampaikan mengenai konsep kerangka kerja dan bagaimana menjalankannya.

Salurkan secara jelas mengenai konsep kerangka kerjanya dan alasan mengapa perlu mengadopsi konsep tersebut. Sampaikan apa yang hendak Anda raih melalui penerapannya. Jangan lupa menentukan jangka waktu pelaksanaannya. 

Tetapkan jangka waktu untuk mengukur keberhasilan usaha. Diskusikan juga prosedur mengenai hasil, pemeriksaan kemajuan dan apa yang perlu dijalankan apabila muncul masalah tertentu.

Tahap perencanaan kedua dalam OKR terbaik untuk industri SAAS ialah menetapkan isi. Tujuan apa yang hendak dicapai? Dimana posisi perusahaan saat ini? Bagaimana cara meraih tujuan yang dikehendaki?

Anda perlu menjawab semua pertanyaan tersebut untuk merumuskan OKR. Setelah menetapkan tujuan, nantinya bisa memecahnya menjadi tugas-tugas kecil atau metrik yang relevan. 

Ada banyak tujuan yang dapat ditetapkan. Misalnya saja menjangkau 30 konsumen baru yang potensial selama beberapa bulan ke depan. Bisa juga berupa menjalin kesepakatan dengan klien selama kuartal berikutnya. 

Pastikan tidak melupakan jangka waktu dalam peraihan tujuan tersebut. OKR sendiri biasanya menetapkan waktu yang tidak terlalu lama seperti satu tahun. Sehingga lebih mudah bagi karyawan untuk mengikuti perubahan di dalamnya.

Jangka waktu yang terbilang pendek juga memberikan cukup manfaat bagi perusahaan. Seperti mengurangi risiko kegagalan dan pemborosan. Anda pasti tahu jika menerapkan kerangka kerja baru tidak jarang menyimpan risiko tersendiri.

Pelaksanaan OKR di Industri SAAS

Setelah merencanakan dan menyampaikan konsepnya kepada tim, maka langkah berikutnya ialah pelaksanaan. Namun, konsep ini bukan sekedar dilaksanakan. Perlu beberapa tambahan aktivitas seperti pemeriksaan, pengukuran dan umpan balik.

1. Pemeriksaan Berkala

Tatkala menerapkan OKR terbaik untuk industri SAAS, wajib dilaksanakan pemeriksaan rutin guna memantau perkembangan. Supaya mampu melihat bagaimana tujuan berkembang dan apakah anggota tim berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan.

Anda dapat menetapkan jadwal pertemuan rutin dengan pemimpin tim untuk melihat apakah tim memerlukan panduan atau bantuan tertentu supaya mampu mencapai tujuan. Melihat tim tetap berada di jalurnya akan mencegah kegagalan fatal di akhir kuartal.

2. Pengukuran 

Anda bisa mengukur OKR dengan menerapkan sistem penilaian. Penilaian ini mengacu pada praktik menetapkan kriteria untuk mengevaluasi keberhasilan. Ketika melakukan penilaian, Anda menyertakan tingkat penyelesaian untuk setiap key results.

Anda bisa menentukan sejumlah metode dalam penilaian OKR terbaik untuk industri SAAS. Apa saja metode pilihan Anda, harus diputuskan sejak awal skala mana yang hendak dipakai. 

Tentukan apa yang dapat mewakili setiap kemajuan dan bagaimana mendefinisikan kemajuannya. Contohnya saja apabila key results ialah mendapatkan 20 pelanggan baru. Apakah memperoleh 10 pelanggan baru akan mendapat skor 0,5?

Apakah memperoleh 14 pelanggan baru mendapat skor 0,7? Di samping itu, setiap key result memerlukan kriteria penilaian tersendiri. Tidak dapat disamakan semuanya. Setiap anggota tim perlu memahami secara jelas setiap skala yang ditetapkan.

3. Umpan Balik

Anda dan tim akan memerlukan waktu untuk bisa beradaptasi dengan proses OKR. Mungkin, pada mulanya tidak bisa mendapatkan metrik yang tepat. Akan tetapi, setelah menjalani prosesnya, mungkin akan menemukan metrik yang sesuai. 

OKR Terbaik untuk Industri SAAS Berkaitan dengan Produk

Setelah memahami sejumlah teori mengenai OKR, sekarang mari menyimak contoh penerapannya. Berikut ini kami sampaikan contoh yang berkaitan dengan produk, silahkan disimak.

1. OKR terbaik untuk industri SAAS: Meluncurkan Produk Baru

Objective: sukses meluncurkan produk baru. Key results: mendapatkan lebih dari 10.000 pendaftaran baru.

Ky 2: meningkatkan uji coba gratis ke tingkat konversi pelanggan menjadi X%.

Key results 3: disebutkan dalam newsletter.

Ky4: mencapai uji coba dengan rasio pembayaran lebih dari X%.

Key results 5: mencapai pendaftaran sampai rasio uji coba lebih dari X%.

Boleh menerapkan OKR terbaik untuk industri SAAS dengan 5 key results seperti ini.

2. Menstabilkan Produk pada Q3

Objective: menstabilkan produk pada Q3.

Key results 1: meningkatkan cakupan pengujian unit kode dari X% menjadi X%.

Ky2: mengurangi bug yang dilaporkan setelah rilis awal dari rata-rata X ke X.

Key results 3: meningkatkan cakupan pengujian unit sebesar X%. Jika 5 key results terlalu banyak, Anda bisa OKR terbaik untuk industri SAAS sebatas 3 key results.

3. OKR terbaik untuk industri SAAS: Meningkatkan Kualitas Rilis Produk

Objective: meningkatkan kualitas rilis produk.

Key results 1: mengurangi % bug yang ditemukan selama proses pengembangan sebesar X%. 

Ky2: meningkatkan cakupan pengujian unit dari X% menjadi Y%.

Key results 3: meningkatkan kapasitas sprint dari X ke V SP.

4. Menerapkan Proses Perencanaan Produk Baru

Objective: menerapkan proses perencanaan produk baru.

Key results 1: mendokumentasikan pembagian peran yang jelas antara penjualan, pemasaran, desain dan pengembangan. 

Ky2: mendokumentasikan proses input ke dan dari penjualan, pemasaran, desain dan pengembangan kembali ke manajemen produk.

Key results 3: mengintegrasikan pengujian pengguna ke dalam seluruh aktivitas perencanaan dan desain produk.

Selain berkaitan dengan produk, OKR dapat diterapkan pada bidang lainnya. Misalnya saja menaikkan pendapatan, mendistribusikan konten, membuat perusahaan menjadi viral dan lainnya seperti contoh berikut.

5. OKR terbaik untuk industri SAAS: Meningkatkan Pendapatan 

Objective: meningkatkan pendapatan berulang, mengembangkan berbagai produk.

Key results 1: meningkatkan pendapatan berulang bulanan.

Ky2: meningkatkan jumlah penjualan baru setiap minggu menjadi X.

Key results 3: menaikkan retensi menjadi X%.

6. Mengaktifkan Pengujian Pengguna Produk

Objective: mengaktifkan pengujian pengguna produk.

Key results 1: melakukan X sesi tatap muka dan wawancara pengguna.

Ky2: menerima X wawancara video dari pengguna.

7. OKR terbaik untuk industri SAAS: Mendistribusikan Konten 

Objective: mendistribusikan konten secara efektif.

Key results 1: mempublikasikan posting tamu di blog X.

Ky2: meningkatkan backlink sebesar X%.

Key results 3: mendapatkan X lebih banyak pengikut di media sosial.

8. Menganalisis Pemikiran Pengguna dan Bukan Pengguna

Objective: penelitian menganalisis dan memahami apa yang dipikirkan oleh pengguna dan bukan pengguna.

Key results 1: tim penjualan melakukan wawancara telepon X dengan akun-akun utama.

Ky2: tim dukungan melakukan wawancara telepon X dengan akun yang churn.

Key results 3: manajemen produk mewawancarai X pemimpin tim eksternal (bukan pengguna). Anda dapat membagi tugas secara detail seperti dalam OKR terbaik untuk industri SAAS ini.

9. Meningkatkan Kecepatan Rilis Fitur

Objective: meningkatkan kecepatan rilis fitur.

Key results 1: meningkatkan panjang fase pengujian QA sebelum memasuki fase pengujian pengguna dalam 2 minggu.

Ky2: mengurangi jumlah bug yang dilaporkan sebanyak X minggu sebelum rilis fitur.

10. Membuat Perusahaan Menjadi Viral

Objective: membuat perusahaan menjadi viral.

Key results 1: menghasilkan 100.000 view di saluran Youtube.

Ky2: mendapatkan 10.000 follower baru di Instagram. 

Tujuan utama penerapan OKR ialah memastikan pemimpin tim dan seluruh anggotanya mampu bergerak ke arah tujuan yang sama. Setiap tim dapat merumuskan tujuan OKR terbaik untuk industri SAAS yang berbeda sesuai dengan keperluan masing-masing.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Tidak sedikit pihak HR perusahaan mencari tips wawancara kandidat fresh graduate. Seperti kita tahu bahwa pelamar kerja memiliki beragam latar bela

Codemi Publication

Pandemi Covid-19 mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk bagaimana tenaga kerja memandang tunjangan/insentif yang paling diinginkan karyawan. Sit

Unduh Codemi Learning Report 2021

X