New Job Stress Serta Bagaimana Mengatasinya

Bagi pekerja dengan usia muda new job stress sering menjadi masalah krusial. Tidak semua orang mampu membiasakan diri di lingkungan baru secara cepat. Oleh karena itu tekanan di tempat kerja justru membuat mental memburuk.

Tidak hanya untuk first jobber, bagi orang yang sudah berkali-kali berganti tempat kerja, stress tetap membayangi. Pasti terdapat tekanan akibat perbedaan lingkungan kerja, target, dan bagaimana rekan satu profesi.

Oleh karena itu menangani masalah stress di tempat kerja baru wajib dipahami bagaimana cara paling efektif. Terdapat dua aspek utama yaitu dari lingkungan pekerjaan, dan diri sendiri.

Lingkungan kerja dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tekanan mental tersebut agar seseorang mampu membiasakan diri. Cara tersebut ketika berhasil dilakukan akan memberikan dampak jangka panjang bagus.

Kemudian mengatasi stress juga dapat dilakukan dari dalam diri sendiri. Memotivasi diri memang perlu dilakukan agar produktivitas Anda sebagai pekerja tidak menurun. Hasil dari motivasi diri juga paling cepat dirasakan.

Sekilas dari dua hal tersebut memang kurang mampu menjelaskan bagaimana metode paling tepat dalam mengatasi stress. Jadi pada pembahasan berikutnya akan dijelaskan secara rinci terkait dua aspek tersebut.

Mengatasi Stress Pekerjaan Baru Dari Dalam Lingkup Kerja

Lingkungan kerja yang memberikan Anda tekanan tersebut ternyata dapat dimanfaatkan untuk mengatasi terjadinya degradasi mental. Pertama Anda bisa mencari support dari rekan kerja baru anda.

Memang ini langkah cukup sulit bagi beberapa karakter pribadi. Namun selalu saja ada rekan kerja yang dapat Anda jadikan tempat belajar membiasakan diri. Biasanya rekan satu divisi adalah pilihan paling tepat.

Selain rekan kerja, meminta pertolongan dari keluarga yang memiliki bidang pekerjaan serupa juga dapat dilakukan. Jangan malu meminta nasehat dari mereka yang sudah berpengalaman dalam profesi Anda sekaran.

Target pekerjaan yang berbeda dan lebih sulit memang sering memicu masalah new job stress. Oleh karena itu Anda harus berani menerima bahwa pekerjaan baru itu lebih sulit dari sebelumnya.

Ini memang memaksa Anda keluar dari zona nyaman. Bahkan beberapa karakter individu sering mengalami kesulitan ketika melangkah di tempat baru. Jadi menyadari bahwa kemampuan diri masih kurang tidak ada salahnya.

Justru hal tersebut dapat memacu Anda untuk terus berusaha memperbaiki kemampuan agar lebih baik. Jadi kedepannya pembiasaan di lingkungan baru dapat teratasi tanpa memakan waktu lama.

Kesadaran terhadap tingkat kesulitan di tempat kerja baru juga dapat memicu seseorang untuk lebih produktif. Apalagi jika Anda memiliki sifat kompetitif, pasti semangat dari dalam akan terpicu ketika permasalahan baru muncul.

Beberapa hal tadi dapat Anda aplikasikan ketika mengalami tekanan mental kerana tempat kerja baru. Jangan khawatir, hal seperti ini banyak terjadi pada semua orang. Jadi jangan sampai patah semangat ketika mengalaminya.

Mengatasi New Job Stress dari dalam Diri Sendiri

Secara ilmiah manusia memiliki insting untuk mengatasi sebuah tekanan dari berbagai masalah. Ada beberapa karakter menghilangkan stress dengan sikap destruktif namun juga terdapat penyelesaian dengan metode konstruktif.

Salah satu cara untuk mengatasi stress ditempat kerja adalah mencari pelampiasan ringan. Fidgeting adalah salah satu cara alami yang dilakukan otak secara bawah sadar ketika mengalami tekanan.

Contohnya adalah memutar pulpen, menggigit kuku, atau mengetukkan jari ke meja. Hal tersebut adalah insting alami seorang manusia ketika tidak mampu memanajemen emosinya.

Konsumsi kafein dan coklat juga mampu menjadi pelampiasan stress ringan. Dengan mengkonsumsi dua substansi tersebut otak mampu memproduksi hormon endorfin secara lebih efektif. Jadi tekanan pada otak mampu dimanipulasi sedemikian rupa.

Memiliki hobi juga penting untuk meredakan tekanan mental akibat pekerjaan. Jadi manfaatkan hari libur Anda khusus untuk menjalankan hobi. Kegiatan favorit seperti olahraga, jalan-jalan, atau bahkan bermain dapat dilakukan.

Metode tersebut terbukti ampuh, selain untuk meredakan stress. Melakukan hobi ketika libur juga dapat meningkatkan produktivitas seseorang saat kembali bekerja. Jadi ketika hari libur, manfaatkan semaksimal mungkin untuk merefresh pikiran.

Selain beberapa cara sebelumnya hal paling penting untuk mencegah stress adalah merawat diri sendiri. Jangan lupa makan dan istirahat cukup, jika perlu konsumsi multivitamin agar tubuh tetap sehat.

Tubuh yang sehat mampu mengatasi tingkat stress lebih tinggi. Jadi mental breakdown threshold seseorang dapat meningkat apabila tubuhnya sedang sehat. Berolahraga teratur juga efektif merangsang hormon tertentu untuk mencegah degradasi mental.

Memang perlu diakui mengalami tekanan mental ketika menerima pekerjaan baru adalah hal wajar. Jangan malu apabila Anda mengalami hal tersebut, carilah bantuan dan lakukan hal positif agar dapat segera melaluinya.Sebagai seorang profesional tentunya Anda ingin selalu bisa produktif dalam pekerjaan. Jangan sampai new job stress menghalangi Anda dalam berkarir dan menjalani kehidupan yang ideal.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Cara membangun emotional intelligence adalah pengetahuan wajib. Ini sangat penting baik ketika diterapkan di dunia kerja maupun dalam kehidupan seh

Codemi Publication

Pelamar baru harus paham apa itu proses screening calon karyawan ketika hendak melamar pekerjaan pada suatu perusahaan. Tindakan ini merupakan sele