11 Insentif Non-Moneter untuk Menambah Motivasi Kerja Karyawan

Tahukah Anda dengan adanya insentif non moneter, motivasi kerja karyawan bisa meningkat. Tentu saja hal ini bisa dilakukan karena insentif non moneter masuk dalam kategori kompensasi tidak berwujud. Pada dasarnya, kompensasi dibedakan ke dalam 2 jenis yaitu berwujud dan tidak.

Kompensasi berwujud bisa seperti gaji, upah, tunjangan atau penghargaan berupa barang. Di sisi lain, kompensasi tidak berwujud seperti penghargaan, pengakuan dan penghormatan juga masuk ke dalam kategori insentif non moneter yang dapat digunakan untuk memotivasi karyawan.

Setiap perusahaan memiliki caranya sendiri untuk dapat memotivasi kinerja karyawannya. Jika perusahaan tidak mampu memotivasi, maka pekerja tidak akan dapat bekerja secara maksimal. Anda juga harus tahu bahwa motivasi dalam setiap aspek kehidupan itu penting.

11 Bentuk Insentif Non-Moneter untuk Motivasi Kerja Karyawan

11 Insentif Non-Moneter untuk Menambah Motivasi Kerja Karyawan
via: Freepik

Dengan adanya motivasi, kita bisa berkembang jauh dan melangkah lebih maju. Oleh sebab itu, insentif non moneter disediakan untuk dunia kerja. Tujuannya agar kinerja karyawan jadi lebih produktif, maksimal, berkualitas dan mampu bersaing dengan perusahaan lainnya.

Saat ini ada beberapa bentuk insentif non moneter yang bisa diterapkan perusahaan. Bagi Anda yang sedang membuka usaha atau menjadi pemimpin, mungkin kesebelas bentuk insentif ini bisa diterapkan. Agar lebih jelas, berikut penjelasan mengenai kesebelas insentif non moneter.

1. Mengembangkan Proyek Pribadi

Insentif non moneter untuk motivasi kerja karyawan bisa diberi dalam bentuk kebebasan. Maksudnya adalah karyawan diberi kesempatan untuk mengembangkan proyeknya sendiri. Hal ini dapat membantu karyawan untuk bergerak secara bebas dan kreatif.

Kepala perusahaan atau seorang pemimpin yang memberikan insentif ini biasanya memiliki pikiran terbuka. Mereka ingin karyawan berpikir kritis dan terbuka untuk mengembangkan prospek perusahaan. Idenya tentu harus melewati persetujuan dewan direksi perusahaan.

Karyawan bisa berinovasi dengan proyek yang dipegangnya sendiri. Motivasi kerja karyawan lainnya juga akan menjadi semakin meningkat karena adanya insentif ini. Alasannya karena mereka bisa diberi kebebasan untuk berpendapat dan menyampaikan isi pikirannya.

Kreativitas dan Inovasi pekerja bisa dilihat dari insentif non moneter ini. Perusahaan juga bisa melihat bagaimana kemampuan pekerjanya jika diberi proyek pribadi. Mungkin saja, cara ini dapat membantu perusahaan untuk menjaring karyawan berbakat lainnya.

2. Kerja Fleksibel

Insentif non moneter yang umumnya banyak digunakan di banyak perusahaan sekarang yaitu kerja fleksibel. Maksud dari kerja fleksibel adalah, karyawan bisa memanfaatkan fasilitas dan posisinya untuk berekspresi dalam memperkerjakan setiap proyek yang dipegangnya.

Baca: 4 Tips Membuat Karyawan Remote Produktif

Contoh kerja fleksibel seperti berangkat menggunakan baju santai, WFH (Work From Home) dan bekerja di mana saja kapan saja sesuai waktu pengerjaan. Dengan semua hal itu, motivasi kerja karyawan jadi meningkat karena tidak dibebankan oleh tekanan ruang kantor.

Karyawan dapat berpikir secara jernih karena ruang geraknya menjadi lebih bebas. Mental dan kesehatan juga menjadi lebih terkontrol untuk menjalani proyek baru. Perusahaan besar yang sukses membuktikan kerja fleksibel di antaranya seperti Tesla, Google dan Gojek.

3. Mendapat Pengakuan

Karyawan juga bisa diberi pengakuan untuk dapat memotivasi rekan kerja lainnya. Dari sini, karyawan bisa melihat bagaimana panutan dan sosok pekerja berkualitas. Bahkan motivasi kerja karyawan lainnya juga dapat ditingkatkan ketika salah satu rekannya diakui.

Namun, budaya diakui dan mengakui ini harus dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Dalam pembentukan karakter, kondisi ini dinamakan peningkatan kepercayaan diri. Jika perusahaan sukses membangun lingkungan kerja yang nyaman, maka budaya pengakuan bisa dilakukan.

Tentu saja, insentif non moneter ini bisa dilakukan untuk semua perusahaan dan organisasi. Pengembangan karakter dan nilai-nilai perusahaan bisa meningkatkan produktivitas. Bonus tambahan bisa diberikan untuk karyawan terbaik agar rekan kerja semakin termotivasi.

4. Waktu Istirahat

Insentif non moneter bisa diberikan dalam bentuk waktu beristirahat atau berlibur. Karyawan biasanya diberi waktu ekstra untuk melakukan relaksasi diri jika pekerjaannya optimal. Cara ini bisa digunakan untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan secara signifikan.

Seperti kita ketahui waktu istirahat sangat dibutuhkan, apalagi untuk karyawan yang sudah memiliki keluarga. Tambahan waktu istirahat ini bisa digunakan sewaktu waktu. Bahkan dari waktu istirahat tambahan ini, karyawan dapat menjaga kesehatan mentalnya.

Motivasi kerja karyawan bisa ditingkatkan ketika perusahaan memperhatikan kesehatan diri dan mental pekerjanya. Terkadang perusahaan tidak memperhatikan hal ini dan hanya fokus ke bagian produktivitas. Mental itu penting, apalagi jika waktu kerjanya sangat tinggi.

Terkadang perusahaan juga menuntut pekerjanya untuk bekerja lembur dan kreatif. Hal ini tentu sulit dilakukan jika kesehatan mentalnya bermasalah akibat intensitas yang tinggi. Oleh sebab itu, waktu istirahat bisa dijadikan sebagai insentif non moneter.

5. Peluang Mengembangkan Diri

Pengembangan karakter untuk meningkatkan kemampuan diri juga berpengaruh penting di dalam perusahaan. Insentif non moneter ini bisa diberikan dalam bentuk khusus. Artinya ada beberapa karyawan yang bisa dimasukkan ke dalam program pengembangan diri.

Motivasi kerja karyawan bisa meningkat jika diberi kesempatan gratis oleh perusahaan. Dari masa ke masa, pengembangan kemampuan bisa dilakukan dengan seminar dan pelatihan. Biaya tiket untuk mengikutinya tentu mahal karena itu berhubungan dengan kualitas diri.

Ketika perusahaan menyediakan Slot kursi untuk mengikuti pelatihan gratis, tentu karyawan akan termotivasi. Apalagi jika peluang ini diberikan pada karyawan yang menonjol dan penuh prestasi. Mereka akan lebih senang ketika kinerjanya dipandang baik oleh perusahaan.

6. Hadiah Pengalaman

Suatu perusahaan dapat memberikan hadiah berupa pengalaman pada karyawan terbaik. Di sini, perusahaan bisa mengadakan perayaan untuk karyawan terbaiknya. Perayaan itu dapat dilakukan setiap tahunnya atau dalam periode waktu tertentu menyesuaikan jadwal.

Perayaan dapat dilakukan secara indoor atau outdoor tergantung kondisi perusahaan. Cara pemberian penghargaan sangat berpengaruh bagi motivasi kerja karyawan. Penghargaan itu akan menjadi hadiah pengalaman yang sangat berarti bagi rekan kerja lainnya.

Untuk menyelenggarakan anggaran perayaan, perusahaan bisa mengadakan uang tabungan. Nantinya uang tabungan itu digunakan untuk mengajak seluruh karyawan berpesta. Namun, perusahaan juga harus melihat waktu perayaan agar tidak mengganggu produktivitasnya.

7. Menawarkan jadi Sukarelawan

Perusahaan dapat memberi penawaran pada karyawannya untuk mengikuti suatu kegiatan amal. Biasanya orang yang mengikuti acara ini disebut sebagai sukarelawan. Karyawan bisa mengunjungi kawasan desa atau pelosok untuk membantu masyarakat di sana.

Sukarelawan juga bisa membantu proses penyelamatan di kawasan bencana. Motivasi kerja karyawan bisa ditingkatkan karena diberi kesempatan untuk melakukan kegiatan amal. Hal ini dapat membantu pekerja untuk meningkatkan karakter dirinya sendiri.

Menjadi sukarelawan itu tidak mudah karena ada beberapa prosedur yang harus dilakukan. Namun jika membawa nama perusahaan, maka sukarelawan bisa lebih mudah masuk dalam suatu kawasan. Cara ini juga dapat digunakan untuk branding perusahaan ke depannya.

8. Voucher

Selain moneter, karyawan juga bisa mendapatkan insentif non moneter berupa voucher. Di sini, perusahaan biasanya berafiliasi dengan suatu brand atau perusahaan luar. Voucher ini dapat digunakan untuk membeli barang dengan suatu diskon atau potongan harga.

Motivasi Kerja Karyawan dapat ditingkatkan ketika mereka mendapat voucher. Apalagi jika voucher itu untuk makan, berbelanja atau berlibur. Motivasi karyawan jadi lebih meningkat ketika ditawarkan beberapa voucher sekaligus dalam satu perayaan.

Manfaat lain dari pemberian voucher adalah menjalin hubungan yang baik dengan brand atau perusahaan lokal. Perusahaan dapat bekerja sama dengan brand tersebut untuk proyek atau produk ke depannya. Kerja sama bisa dibentuk dalam kontrak dan perjanjian khusus.

Perusahaan tidak akan rugi karena bisa meningkatkan branding dan motivasi kerja karyawan secara bersamaan. Cara ini juga paling banyak digunakan oleh beberapa perusahaan besar. Voucher menjadi pilihan banyak perusahaan karena kedua keuntungan tersebut.

9. Satu Lawan Satu

Konsep insentif non moneter satu lawan satu adalah penyampaian pendapat dalam diskusi. Sebagai bentuk kepercayaan, perusahaan bisa meminta karyawannya untuk berdebat. Dalam debat tersebut, pembahasan akan dikaitkan dengan prospek perusahaan ke depannya.

Bentuk insentif ini sangat unik karena cocok diperuntukkan bagi pemimpin divisi perusahaan. Mereka bisa menyampaikan pikirannya secara terbuka dan bebas dalam berpendapat. Jika perusahaan butuh motivasi kerja karyawan, cara ini mungkin bisa digunakan.

Diskusi secara terbuka dapat membuat pikiran jadi lebih inovatif dan kreatif. Apalagi jika hal ini dilakukan dengan orang yang berintelektual tinggi. Satu lawan satu dalam debat diskusi dapat meningkatkan motivasi pekerja dengan penyampaian secara tidak langsung.

10. Tanyakan Pekerja Lainnya

Survei bisa dilakukan untuk mengetahui apa minat dan kebutuhan karyawan. Ketika pekerja mendapatkan hadiah yang sesuai dengan keinginannya, maka motivasinya juga akan semakin meningkat. Pertanyaan survei bisa menjurus ke intensif non moneter sesuai prospeknya.

Motivasi kerja karyawan dan rekan kerja lain perlu dilakukan dengan cara yang benar. Oleh sebab itu melakukan survei adalah pilihan yang tepat. Selain untuk skala yang besar, memberi insentif non moneter juga bisa dilakukan pada pekerja atau karyawan individu.

Tanyakan pada rekan kerja lainnya mengenai barang atau insentif non moneter favorit yang cocok untuk karyawan tersebut. Dengan menanyakan hal ini, karyawan kantor akan melihat bahwa perusahaan benar-benar memberikan kompensasi terbaik pada karyawannya.

Metode pemberian insentif non moneter dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baik itu dari perayaan atau secara langsung, semua bisa disesuaikan. Jika dilakukan secara langsung, Anda tidak akan membutuhkan perayaan dan produktivitas tidak akan terganggu.

11. Hadiah Fisik

Selain moneter atau uang, perusahaan bisa memberikan insentif dalam bentuk hadiah fisik. Insentif non moneter ini sangat direkomendasikan karena bentuknya nyata. Motivasi kerja karyawan kantor dapat meningkat ketika diberi hadiah oleh atasannya.

Hadiah fisik bisa berbentuk boneka, jaket, tumbler, sepatu, topi atau barang fisik lainnya. Cara ini biasanya digunakan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Pemberiannya dilakukan secara bertahap baik itu melalui satu divisi ke divisi lainnya atau di hari perayaannya langsung.

Karyawan kantor perlu perhatian lebih dari perusahaan agar motivasinya meningkat. Selain itu, hadiah juga dapat membantu karyawan untuk tetap senang dan bahagia saat bekerja di perusahaan tersebut. Kesehatan mental mempengaruhi kinerja perusahaan ke depannya.

Berdasarkan kesebelas insentif non moneter di atas, Anda bisa menerapkannya secara langsung. Insentif diberikan untuk menjaga kesehatan mental, membahagiakan pekerja dan meningkatkan motivasinya. Pasti karyawan akan betah untuk terus bekerja dan produktivitas meningkat.

Motivasi karyawan sangat diperlukan untuk meningkatkan prospek perusahaan. Jangan lupa juga untuk menjaga mental karyawan agar produksinya selalu lancar. Motivasi kerja karyawan dapat ditingkatkan dengan kesebelas insentif non moneter di atas.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

1 Comment

    Leave Comment

    Your email address will not be published, Required fields are marked





    Related Article
    Codemi Publication

    Sebagai industri yang berhubungan manusia HR pastinya menjadi industri yang sangat dinamis dan terus menghadirkan tren HR terbaru setiap harinya. M

    Codemi Publication

    Perkembangan karyawan pada dasarnya merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam usaha untuk mendukung tumbuh kembang bisnis. Hal ini di

    Unduh Codemi Learning Report 2021

    X