Cara Menolak Pelamar Kerja dengan Baik dan Benar

Ketika lowongan sudah memenuhi target maka menolak pelamar kerja adalah pilihan yang ada. Untuk melakukan penolakan terhadap calon karyawan juga memiliki adab dan tata caranya, tidak boleh memberikan penolakan secara terang-terangan atau kasar.

Hal tersebut justru akan membawa dampak buruk untuk citra perusahaan dimata masyarakat atau calon kandidat. Meskipun demikian, melakukan penolakan terhadap kandidat harus dilakukan jika sudah menemukan kandidat yang sesuai.

Anda bisa berfokus pada kandidat telah memenuhi persyaratan sesuai dengan yang dicari oleh perusahaan ketika menolak pelamar kerja tersebut. Ketika melakukan proses seleksi, Anda wajib menghubungi kandidat tidak terpilih dan memberikan konfirmasi pasti.

Melakukan penolakan terhadap calon karyawan kerja bukanlah hal mudah. Jika salah sedikit akan mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap perusahaan, maka dari itu tidak dibenarkan saat menolak kandidat namun tidak memberikan konfirmasi secara jelas serta sopan.

Melakukan konfirmasi penolakan juga ada aturan dan caranya. Anda tidak bisa memberikan kata-kata kasar dan tidak formal ketika menolak pelamar kerja. Harus menggunakan kata sopan serta bahasa formal serta tidak melakukan berputar-putar pembahasannya.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi perusahaan untuk tahu bagaimana cara penolakan terhadap calon karyawan yang tidak memenuhi kriteria atau sudah berlebihan. Dalam pemberitahuan tersebut bisa dilakukan via telepon, SMS, atau email.

Tips Menolak Pelamar Kerja Secara Halus

Cara Menolak Pelamar Kerja dengan Baik dan Benar

Mengajukan penolakan calon karyawan secara halus serta santun merupakan salah satu sikap terbaik yang perlu diadaptasi oleh seluruh perusahaan sedang melaksanakan rekrutmen karyawan baru.

Jika terdapat kandidat yang tidak memenuhi syarat dan tidak lolos seleksi, perusahaan wajib memberikan konfirmasi menolak terkait kelanjutan dari proses rekrutmen karyawan baru tersebut. Hal ini dilakukan agar kandidat bisa melanjutkan aktivitas mencari pekerjaan lain saat dibutuhkan.

Ada beberapa perusahaan tidak mengetahui cara penolakan tersebut dengan baik, untuk mengatasi hal itu diperlukannya edukasi secara mendalam terkait sopan santun dan etika penolakan ketika rekrutmen karyawan.

Adapun cara dan beberapa tips ampun untuk menolak pelamar kerja dengan sopan dan santun agar tetap memberikan pandangan positif dari masyarakat ataupun calon kandidat gugur terhadap perusahaan bersangkutan.

1. Menolak Pelamar Kerja: Menginformasikan sesegera mungkin

Ketika sudah memiliki daftar kandidat yang gagal, maka Anda wajib memberi informasi terkait penolakan terhadap para calon karyawan tersebut. Melamar dan proses rekrutmen membutuhkan waktu lama sehingga membuat pelamar menunggu.

Baca: Tips Lolos Screening Calon Karyawan Baru

Jangan menunda waktu dalam memberitahukan informasi terkait pada kandidat jika mereka gagal dan tidak dapat melalui tahap rekrutmen selanjutnya. Menolak pelamar kerja seperti ini harus sopan dan lugas agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya.

2. Menyesuaikan kalimat dan bentuk komunikasi

Bentuk komunikasi yang disarankan ketika memberitahukan informasi pada para kandidat adalah melalui telepon. Dengan telepon secara langsung maka tidak akan ada salah informasi dikarenakan dapat tersampaikan secara langsung.

Baca: Tips dan Trik Komunikasi saat Bekerja Remote

Dengan bahasa serta kalimat sopan melalui telepon, Anda bisa mengucapkan kata penyemangat dan ucapan terima kasih karena telah ikut berpartisipasi dalam lamaran pekerjaan tersebut.

3. Menolak Pelamar Kerja: Memberikan feedback membangun serta jujur

Untuk memberikan ulasan atau deskripsi mengenai proses interview akan sangat berguna bagi pelamar dalam memperbaiki diri agar lebih baik lagi. Anda harus memberikan komentar yang jujur namun dapat membangun semangat dari pelamar.

Baca: 4 Formula Terbaik untuk Menerima Feedback. Manajer Wajib Baca!

Ketika menolak pelamar kerja, jangan lupa untuk memberi masukan untuk bekal kandidat dalam mengembangkan diri dan keterampilannya. Calon karyawan baru akan merasa senang dengan feedback diberikan oleh perusahaan.

4. Tetap menjalin hubungan baik

Menjaga hubungan agar tetap baik terhadap calon karyawan yang gagal memang agak sulit. Ada beberapa kandidat mungkin akan merasa sakit hati jika tidak diterima pada perusahaan tersebut.

Anda perlu membangun relasi diantara para kandidat ini agar tetap membuat citra perusahaan menjadi baik. Dapat mengundang calon karyawan ke acara non formal seperti job fair atau pameran tahunan perusahaan.

5. Meminta pendapat dari kandidat

Pastilah dalam pikiran calon karyawan yang gagal tersebut terdapat pemikiran yang ingin diungkapkan. Untuk membangun hubungan baik kepada kandidat saat menolak, perlu membuatnya terbuka dengan Anda.

Ketika membuat hubungan kepada calon pelamar tentu akan meningkatkan reputasi perusahaan agar lebih baik lagi sehingga menunjukkan bahwa perusahaan menghargai setiap pendapat dan masukan yang ada.

Ketika melakukan penolakan pada pelamar tidak memenuhi kriteria harus menjelaskan alasan mengapa calon karyawan tersebut di tolak. Harus menggunakan bahasa sopan dan lugas ketika menolak pelamar kerja agar kandidat tidak bertanya-tanya mengapa lamarannya ditolak.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

1 Comment

    Leave Comment

    Your email address will not be published, Required fields are marked





    Related Article
    Codemi Publication

    Sebagai industri yang berhubungan manusia HR pastinya menjadi industri yang sangat dinamis dan terus menghadirkan tren HR terbaru setiap harinya. M

    Codemi Publication

    Perkembangan karyawan pada dasarnya merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam usaha untuk mendukung tumbuh kembang bisnis. Hal ini di

    Unduh Codemi Learning Report 2021

    X