People Management: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Hebat

Menjadi pemimpin yang hebat sama sekali tidak sama dengan menjadi seorang manajer. Anda bukan hanya perlu mengikuti prosedur atau mencapai tujuan. Namun wajib menginspirasi dan memotivasi tim untuk meraih hal besar.

Tatkala menjadi seorang manajer, biasanya hanya perlu fokus dalam melakukan sesuatu melalui cara yang benar, mengikuti prosedur, dan menjalani proses sesuai ketentuan. Manajer hanya mengandalkan pandangan jangka pendek dan hasil cepat.

Berbeda halnya dengan pemimpin. Anda tidak boleh hanya memperhatikan produktivitas. Namun perlu memikirkan visi jangka panjang. Kelola orang-orang untuk bertumbuh bersama dan mengembangkan ketrampilan. 

Panduan Menjadi Pemimpin yang Hebat

Sebagai seorang pemimpin, wajib untuk mengembangkan pola pikir out of the box. Sehingga mampu menemukan cara baru dalam melakukan sesuatu atau menantang status quo. Bukan sekedar menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat.

Baca: 7 Karakter Pemimpin yang Harus Ada di Pelatihan SDM

Ada begitu banyak tugas perlu dilakukan oleh seorang pemimpin seperti mempekerjakan karyawan, mengevaluasi kebutuhan, mengelola kinerja, menilai keperluan pelatihan, menugaskan pekerjaan dan lain sebagainya.

Di samping itu, Anda juga perlu mengembangkan sejumlah softskill untuk menjadi pemimpin yang hebat. Softskill berikut ini akan membantu dalam mengelola karyawan secara efektif. 

1. Skill Komunikasi

People Management: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Hebat
via: Freepik

Komunikasi sepertinya merupakan softskill yang diperlukan dalam berbagai bidang. Komunikasi juga menjadi softskill dasar dalam menjalankan suatu bisnis. Baik itu berupa keterampilan komunikasi tertulis maupun verbal.

Baca: 12 Strategi Komunikasi yang Efektif untuk Meningkatkan Performance Management

Ketika menguasai keterampilan komunikasi, maka akan cukup mudah untuk mengelola orang dalam perusahaan. Melalui komunikasi, bisa memberikan tugas, menyampaikan ide dan memastikan seluruh karyawan memahami apa yang Anda harapkan.

Ada satu hal penting perlu dipahami mengenai komunikasi. Komunikasi adalah aktivitas dua arah. Komunikasi melibatkan aktivitas berbicara dan mendengarkan. Anda tidak boleh hanya berbicara kepada karyawan. 

Namun juga perlu mendengarkan ide, masalah dan pemikiran karyawan. Umpan balik merupakan salah satu pembangun dalam sistem manajemen. Jangan sampai mengabaikan umpan balik ketika mengelola orang.

Apakah keterampilan komunikasi hanya perlu diterapkan dalam manajemen orang? Softskill ini harus dipelajari, bukan sekedar dipraktekkan. Silahkan meminta umpan balik dari pemimpin maupun rekan lain yang mempunyai pengalaman manajemen orang.

Temukan apa saja yang mereka lakukan. Cari tahu apa yang sukses dijalankan dan alasan di baliknya. Kemudian pelajari beragam teknik dan terapkan yang paling sesuai dengan karyawan Anda. 

2. Empati 

Untuk menjadi pemimpin yang hebat, juga perlu mengembangkan empati dalam diri. Bagi sebagian orang, mungkin empati adalah sesuatu kurang penting dalam suatu bisnis. Namun sebenarnya, hal tersebut wajib dimiliki oleh siapa saja.

Baca: Pentingnya Empati dan Simpati Manajer Bagi Produktivitas Karyawan

Ketika menjalankan manajemen orang, Anda wajib mendukung mereka terutama ketika hal buruk terjadi. Contohnya saja tatkala keluarga dekat karyawan meninggal dunia. Pastikan memudahkan izin cuti mereka.

Jangan menganggap keluarga dekat mereka hanya sebagai manusia yang hidup lantas bisa meninggal kapan saja. Berikan empati pada mereka dengan tulus. Mereka akan merasa lebih nyaman tatkala diperhatikan oleh atasan di tempat kerja.

Anda dapat mencatat hal-hal buruk yang menimpa karyawan supaya mampu memberikan respon tepat. Catat hal-hal yang memungkinkan mereka untuk mengambil cuti. Jangan hanya fokus pada angka cuti, namun pada kejadian di baliknya.

Anda perlu mendengarkan masalah karyawan untuk menjadi pemimpin yang hebat. Tidak bisa hanya menuntut mereka untuk menjalankan pekerjaan secara maksimal tanpa memahami keadaan.

Apabila hanya fokus pada pekerjaan tanpa peduli perasaan atau kondisi karyawan, mereka bisa saja pergi meninggalkan perusahaan. Jadi, perlu memberikan empati dan respon tepat berdasarkan kondisi mereka.

3. Fleksibilitas 

Untuk menjadi pemimpin yang hebat, Anda wajib mendokumentasikan proses ke dalam buku pegangan karyawan. Lantas, mengikuti proses tersebut sebagai panduan untuk membangun lingkungan kerja adil dan setara.

Meskipun sudah menetapkan panduan khusus, terkadang terjadi hal-hal di luar keadaan normal. Sehingga tidak dapat mengikuti panduan yang sudah dibuat sebelumnya. Ketika hal di luar dugaan terjadi, maka perlu bersikap fleksibel. 

Anda dapat mengambil keputusan berbeda dari prosedur operasi normal sebelumnya. Akan tetapi, proses tidak terduga tersebut perlu didokumentasikan juga. Sehingga dapat mempersiapkan keadaan serupa di kemudian hari.

Dokumentasi dapat berupa keputusan operasi dan alasan pengambilan keputusan. Dokumentasi ini penting sebagai bahan untuk ditinjau ulang di kemudian hari. Jangan lupa menerapkan komunikasi efektif untuk menyampaikan keputusan Anda.

Untuk menjadi pemimpin yang hebat memang tidak jarang berhadapan dengan hal tidak terduga. Sehingga fleksibilitas sangat perlu dimiliki. Apalagi dunia juga berubah dengan begitu cepat.

4. Pembangun Hubungan

People Management: Bagaimana Menjadi Pemimpin yang Hebat
via: Freepik

Tidak semua karyawan akan menyukai Anda setiap waktu. Ada kalanya mereka membenci Anda sebab keputusan tertentu. Namun, hal tersebut bukan menjadi penghalang dalam manajemen sumber daya manusia di perusahaan.

Mengingat akan selalu mungkin terjadi hal semacam itu, Anda perlu membangun hubungan positif dengan semua karyawan. Dengan begitu, mereka bersedia memberikan yang terbaik untuk perusahaan. 

Anda perlu menunjukkan ketertarikan pada karyawan untuk menjadi pemimpin yang hebat. Caranya bisa dengan mengajukan pertanyaan dan mencari tahu apa yang mereka inginkan atas posisinya dalam perusahaan.

Dengarkan pendapat atau pemikiran mereka dengan minat tulus. Anda perlu melihat memakai sudut pandang karyawan. Ketika berhasil membangun hubungan, Anda dapat menyesuaikan gaya manajemen dengan kebutuhan mereka di perusahaan.

Anda tidak harus menemui karyawan satu per satu seperti konseling. Masih banyak cara lain cukup efektif untuk dilakukan. Namun hal ini menyesuaikan dengan keperluan Anda. 

Salah satu caranya ialah menyediakan layanan survey anonim secara online. Mintalah karyawan untuk memasukkan saran ke dalam survey dalam rangka meningkatkan manajemen sumber daya manusia. 

Ada banyak software bisa dipakai untuk menciptakan layanan survey online dan melihat hasilnya secara mudah. Jadi, tidak perlu merasa ribet untuk menjalankan survey tersebut.

5. Berfokus pada Pengakuan 

Mengelola kinerja termasuk aktivitas penting perlu dijalankan untuk menjadi pemimpin yang hebat. Melalui kelola kinerja, Anda dapat memantau produktivitas dan inovasi karyawan. Kemudian juga mampu meningkatkannya.

Akan tetapi, tidak boleh hanya fokus untuk meningkatkan kinerja karyawan. Anda juga wajib mengenali dan memberikan pengakuan tatkala mereka berhasil meraih tujuan. Pengakuan dapat berupa pengakuan lisan, tertulis atau bonus uang.

Karyawan tentu saja tidak ingin hanya bekerja keras untuk mendapatkan gaji setiap bulan. Banyak dari mereka yang berusaha meningkatkan kinerja untuk memperoleh pengakuan. 

Supaya mampu menjadi pemimpin yang hebat, lakukan pemeriksaan kinerja karyawan secara berkala. Kinerja tersebut termasuk pada tingkatan individu, tim dan perusahaan secara keseluruhan.

Pemeriksaan kinerja sendiri dapat dijalankan menggunakan software. Di zaman digital seperti sekarang sudah ada banyak sekali software yang mampu meringankan pekerjaan dalam perusahaan.

6. Berbasis Data

Tahukah Anda bahwa untuk menjadi pemimpin yang hebat tidak bisa mengambil keputusan hanya berdasarkan firasat? Memang, ada sejumlah hal dapat diputuskan hanya berdasarkan firasat dan pengalaman masa lalu. 

Akan tetapi, banyak hal lainnya memerlukan pertimbangan data dan analisis supaya bisa menghasilkan keputusan tepat. Hal ini juga menghindari keputusan yang hanya berpihak pada karyawan tertentu. 

Misalnya saja Anda hendak mempromosikan seorang karyawan untuk menjadi manajer. Pertimbangkan dahulu data manajemen kinerja karyawan terkait. Pertimbangkan dahulu berdasarkan data yang tersedia apakah orang tersebut cukup kompeten.

Contoh lainnya ialah tatkala hendak menentukan siapa karyawan yang perlu bekerja selama musim liburan. Anda dapat mempertimbangkan melalui data karyawan yang sudah bekerja selama bertahun-tahun di perusahaan. Jangan sampai salah memilih.

Ketika mempertimbangkan data, maka keputusan yang diambil tidak mungkin bias. Anda juga dapat menjelaskan kepada karyawan dasar pengambilan keputusan tersebut. Sehingga tidak ada pihak menganggapnya berdasar perasaan pribadi. 

Aktivitas mengumpulkan dan menganalisis data secara manual mungkin akan memerlukan waktu lama. Mungkin juga ada potensi terjadi kesalahan. Untuk mengantisipasinya, Anda dapat memanfaatkan software khusus.

Supaya mampu menjadi pemimpin yang hebat, Anda dapat memanfaatkan software khusus dimana berguna menghadirkan gambaran umum mengenai seluruh analitik karyawan. Jadi, akan membantu menghasilkan keputusan terbaik.

Pilih saja software yang mampu menampilkan informasi individu karyawan. Termasuk informasi pribadi, data pelacakan waktu kerja, data cuti dan lain sebagainya. Jadi tidak perlu melakukan analisis data secara manual satu per satu.

7. Transparansi 

Menjadi pemimpin yang hebat berarti Anda wajib transparan dan terbuka kepada karyawan. Melalui cara tersebut Anda bisa membangun kepercayaan karyawan. Perlu bersikap transparan, jujur dan tidak menyembunyikan informasi apa saja dari mereka.

Agar dapat menjalankan transparansi di perusahaan, perlu mengembangkan keterampilan komunikasi efektif. Namun, perlu memanfaatkan data dalam komunikasi tersebut. Pastikan menerapkan komunikasi secara tepat dengan karyawan.

Untuk menjadi pemimpin yang hebat, pastikan seluruh karyawan mampu mengakses informasi perusahaan. Anda juga dapat menyampaikan alasan pengambilan keputusan sehingga tidak muncul desas desus di perusahaan.

Biasanya perusahaan menerapkan software HR portal karyawan. Melalui software tersebut karyawan dapat mengakses informasi secara mudah dan praktis. Sehingga tidak mungkin ketinggalan berita maupun aktivitas terbaru perusahaan.

8. Memberi Contoh 

Jangan sekedar memberi perintah kepada karyawan mengenai cara berperilaku. Anda perlu memberikan contoh kepada mereka. Contohnya saja mengenai ketentuan bekerja dari rumah, maksimal dua hari dalam satu minggu.

Maka, Anda sendiri juga harus mematuhinya. Jangan sampai bekerja dari rumah lebih dari dua hari dalam satu minggu. Contohnya lagi tatkala memerintah karyawan untuk lembur demi menyelesaikan proyek.

Maka Anda juga perlu ikut lembur. Sehingga karyawan tidak merasa diperintah secara otoriter. Ketika pimpinan juga berperilaku sama, mereka akan merasa berjuang bersama di dalam perusahaan. 

Bayangkan saja jika Anda meminta karyawan untuk datang bekerja tepat waktu setiap hari. Namun Anda sendiri justru datang terlambat tanpa ada alasan penting di baliknya. Tentu mereka akan merasa kesal.

Jadi, wajib memberi sejumlah contoh kepada karyawan jangan sekedar memberi perintah. Ketika memberi contoh Anda juga dapat memahami perasaan mereka tatkala mendapat perintah untuk berperilaku seperti itu.

Untuk mengembangkan diri menjadi pemimpin yang hebat, Anda perlu terbuka atas umpan balik dan senantiasa belajar. Coba saja membaca buku kepemimpinan, mengikuti pelatihan, mengikuti pemimpin yang menginspirasi di media sosial, dan berdiskusi dengan karyawan.

Anda dapat bertanya kepada karyawan mengenai apa yang diinginkan atau dibutuhkan mereka. Sehingga dapat merancang manajemen yang sesuai. Sebab, suatu sistem manajemen sumber daya manusia tidak dibuat secara baku untuk seluruh perusahaan.

Anda perlu menerapkan satu sistem dan memperbaruinya sesuai dengan keadaan perusahaan. Akan terus ada perubahan dalam manajemen seiring berjalannya waktu. Jadi, harus senantiasa belajar dan beradaptasi.

Tahukah Anda bahwa tidak semua orang mampu untuk menjalankan manajemen sumber daya manusia? Untuk menjadi pemimpin yang hebat, diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Sebagai industri yang berhubungan manusia HR pastinya menjadi industri yang sangat dinamis dan terus menghadirkan tren HR terbaru setiap harinya. M

Codemi Publication

Perkembangan karyawan pada dasarnya merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam usaha untuk mendukung tumbuh kembang bisnis. Hal ini di

Unduh Codemi Learning Report 2021

X