Mengenal OKR (Objectives & Key Results)

Pertanyaan mengenai apa itu OKR banyak dipertanyakan oleh mereka yang ingin mengelola karyawan. OKR sendiri merupakan singkatan dari objectives and key results. Kini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya OKR sudah semakin besar. Ini terjadi karena hampir setiap perusahaan menggunakannya. Ketika ingin mengelola karyawan, sebenarnya ada banyak metode yang bisa digunakan. Salah satu yang sebelumnya populer bernama KPI.

KPI sendiri adalah singkatan dari key performance indicator. Namun semakin kemari, popularitas dari KPI tersebut mengalami penurunan. Hingga akhirnya setelah OKR muncul, peminat KPI hampir tidak ada. Ada banyak startup besar yang sudah menggunakan metode ini. Salah satu yang paling populer adalah Google. Google bahkan mengatakan bahwa metode ini adalah salah satu kunci kesuksesan bisnisnya.

Apa itu OKR?

OKR sebenarnya merupakan sebuah metode yang diberikan pada tim atau seseorang di lingkungan kerja. Pada metode tersebut, terdapat rencana yang terbilang besar dan jelas. Tentu terdapat tantangan dalam rencana tersebut. Namun dalam proses mengejarnya, terdapat pola yang teratur. Dengan adanya pola tersebut, mencapai rencana besar akan terlihat lebih mudah. Dengan adanya OKR, progres dari karyawan akan terlihat. Ini bisa terjadi karena pola yang sebelumnya telah ditentukan dapat dijadikan sebagai patokan. Singkatan dari OKR yaitu Objective dan Key Results sendiri mewakili kedua hal tersebut.

Maksud Objective disini mengarah pada target yang besar dan jelas. Sedangkan untuk key results ini mengarah pada pola teratur untuk mencapai target tersebut. Salah satu poin penting dalam pembuatan key results adalah waktu. Perlu ditentukan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap pola.

Sejarah Singkat Objectives & Key Results

Ketika berbicara tentang apa itu OKR, perlu diketahui bahwa keberadaannya sendiri sudah cukup berumur. Pertama kali metode ini muncul adalah pada tahun 1954. Pihak yang mengembangkannya adalah seorang pria bernama Peter Drucker. Namun ketika itu, namanya bukanlah OKR. Peter Ducker membuat metode ini dengan sebutan management by objective atau lebih dikenal dengan sebutan MBO. Beberapa tahun setelah MBO muncul, Andy Grove membuat Intel di tahun 1968. Disinilah MBO diadopsi.

Kata OKR sendiri dibuat disini. Namun ketika itu, popularitas OKR belum seperti sekarang. Hanya orang-orang di lingkup intel saja yang mengetahuinya. Namun perubahan besar terjadi pada tahun 1999. Ketika itu, seorang pria bernama John Doerr melakukan kerja sama dengan Google. Pria ini adalah mantan pegawai Intel. Ia adalah orang yang menyarankan kepada pendiri Google untuk menggunakan metode OKR. Disinilah popularitas metode ini semakin meningkat. Dengan semakin terkenalnya google, metode ini juga nampak semakin terkenal.

Untuk di Indonesia, popularitas metode ini sebenarnya masih dalam tahap perkembangan. Salah satu startup besar yang memberikan contoh untuk penggunaannya adalah Gojek. Dengan kesuksesan Gojek sekarang, banyak pihak yang tertarik dalam penggunaannya. Bahkan, startup baru yang bermunculan banyak langsung menggunakan OKR.

Contoh Penerapan OKR

Perlu diketahui bahwa OKR merupakan sebuah metode yang bertingkat. Bisa dikatakan, key results dari seorang pimpinan perusahaan bisa menjadi objective bagi mereka yang ada di bawahnya.

Misal seorang atasan ingin membuat perusahaan memiliki skala internasional. Tentu itu adalah sebuah objective dari pimpinan perusahaan. Untuk mencapai objective tersebut, dibutuhkan beberapa key results. Misal contoh key resultsnya adalah melakukan kerja sama dengan 1000 perusahaan dan mendapatkan pemasukan sebesar 1 triliun rupiah per tahun.

Selanjutnya key results yang berisi kerja sama dengan 1000 perusahaan akan menjadi objective bagi divisi marketing. Nantinya divisi marketing akan memiliki beberapa key results untuk objective tersebut. Contoh key resultsnya seperti menghubungi seratus perusahaan per minggu hingga mendapatkan kerja sama baru dengan 10 perusahaan di tiap minggunya.

Beberapa Keuntungan Jika Diterapkan 

Ada banyak keuntungan yang akan didapat jika OKR diterapkan. Salah satu keuntungan yang didapat adalah persatuan antar karyawan. Ini jelas suatu hal yang pasti. Ketika karyawan sudah memahami apa itu OKR, transparansi objective setiap karyawan akan meningkat. Dengan itu, karyawan akan bisa berkolaborasi karena satu sama lain tidak akan memiliki persaingan. Ini jelas membuat hasil yang didapat menjadi lebih efektif. Satu kunci keberhasilan metode ini terletak pada keseriusan tiap karyawan dalam mencapai objective nya masing-masing. Namun untuk tahapan awal, pastikan setiap karyawan memahami apa itu OKR.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

1 Comment

    Leave Comment

    Your email address will not be published, Required fields are marked





    Related Article
    Faizatur Rachmadanti

    Gamifikasi adalah sebuah metode yang memasukkan elemen dan prinsip games atau permainan dalam proses pembelajaran. Sebelumnya, kami pernah mengulas

    Codemi Publication

    OKR VS KPI menjadi salah satu hal yang cukup sering diperdebatkan ketika akan membentuk sebuah manajemen. Sebagai pemilik bisnis, wajar rasanya jik