LMS

Mengelola Pelatihan untuk Tim Sales

Mengelola tim sales (tim penjualan) bukanlah hal yang mudah. Ada tujuan dan target yang harus dicapai pada periode waktu tertentu. Cara terbaik untuk terus mempertahankan performa terbaik tim Anda adalah dengan mengadakan pelatihan (training) secara rutin. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Analisis Kekuatan dan Kelemahan

Tim sales yang hanya terdiri dari 3-5 orang maupun yang terdiri dari 100 orang pasti memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Kekuatan tersebut dapat menjadi nilai jual sekaligus menjawab kebutuhan yang ada di pasar. Di sisi lain, adanya kelemahan juga perlu diperbaiki melalui berbagai pembelajaran dan pelatihan.

2. Analisis Kebutuhan Konsumen

Saat ini, semua merek berlomba-lomba memanjakan konsumennya, begitu pun dengan sales. Sales harus paham betul masalah konsumen, karakteristiknya dan bagaimana konsumen ingin diperlakukan. Keahlian yang dimiliki sales harus dapat memenuhi hal-hal tersebut dan memuaskan pelanggan. Keahlian dasar yang wajib dimiliki sales adalah keahlian komunikasi dan Microsoft Office tingkat lanjut.

3. Membuat Materi Sesuai dengan Data dan Rujukan yang Sesuai

Ketika sudah mengetahui apa yang perlu diasah dari tim sales Anda. Anda bisa bekerja sama dengan trainer atau HRD di perusahaan Anda untuk menyusun materi yang sesuai. Materi yang baik tidak selalu materi yang panjang tapi materi yang baik adalah materi yang dapat dimengerti dan diaplikasikan oleh para sales.

4. Jangan Lupakan Detail

Bekali juga tim sales dengan hal-hal detail misalnya seperti frekuensi terbaik menghubungi konsumen, strategi komunikasi dan kalkulasi target. Meskipun seringkali terlihat sepele namun sebenarnya hal-hal detail menjadi hal krusial dalam penjualan. Jika diperlukan, ulangi terus detail-detail penting sehingga tidak mudah dilupakan oleh para sales.

5. Melihat Performa Penjualan Setelah Pelatihan

Pelatihan untuk tim sales sebenarnya tidak cukup hanya sekali. Setiap kali selesai dengan satu pelatihan, sebaiknya memberikan jeda ke pelatihan selanjutnya. Di waktu-waktu tersebut, Anda bisa melihat performa penjualan. Apakah ada perubahan? Apakah mengalami kenaikan atau penurunan? Serta, apakah ada umpan balik dari tim sales untuk pelatihan berikutnya? Dengan begitu, Anda bisa membuat materi yang lebih baik di pelatihan selanjutnya.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Eunike Karen

Ketika menyusun program pelatihan karyawan, ada banyak teori yang perlu Anda pelajari untuk menyusun materi. Anda perlu membaca ratusan halaman jur

Eunike Karen

Apakah saat ini perusahaan Anda menggunakan cloud-based LMS atau on-premise LMS? Sebenarnya menggunakan LMS dengan sistem cloud lebih menguntungkan