Menerima Pendanaan Baru Dari Init 6, Edutech Codemi Luncurkan 3 Produk Baru

Jakarta, 06 Oktober 2020 — Codemi, startup edutech yang bergerak di bidang learning management system dan menyediakan program manajemen pembelajaran dan training berbasis cloud untuk perusahaan / korporasi, hari ini  mengumumkan bahwa mereka telah menerima pendanaan baru dari Init 6 sekaligus meluncurkan tiga produk baru untuk korporasi, yaitu instructor led learning, collaborative learning, dan on the job learning sesuai dengan perubahan kebutuhan dalam perusahaan atas proses pembelajaran yang terjadi dalam masa pandemi Covid-19. Codemi juga menambah tokoh bidang teknologi, Achmad Zaky, kedalam jajaran komisaris perusahaan.

Ketiga produk learning management system baru tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas korporasi dan menambahkan produk pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia dari Codemi yang lain, setelah Codemi dipercaya oleh korporasi dari berbagai sektor untuk menjadi mitra dalam program pelatihan, diantaranya Frisian Flag, Manulife, Ranch Market, dan OK Bank.

“Proses pembelajaran dalam perusahaan atau korporasi berubah sebagai dampak dari cara kerja kita yang berubah dalam masa pandemi. Codemi meluncurkan produk pembelajaran yang mudah dengan berbasis cloud, agar ketiga produk baru kami yaitu instructor led learning, collaborative learning, dan on the job learning sesuai dengan kebutuhan efisiensi perusahaan saat ini dan kebutuhan karyawan akan training saat ini yang lebih fleksibel dan dan bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Tidak hanya kemudahan aksesibilitas, layanan training Codemi juga disertai dengan fitur gamifikasi agar para peserta training lebih termotivasi dalam mengikuti pelatihan dan terdapat sistem untuk memonitor perkembangan dari masing masing karyawan yang mengikuti pelatihan sehingga perusahaan dapat mengukur efektivitas pelatihan,” Zaki Falimbany, Founder & CEO dari Codemi, mengatakan.

”Kami terus berusaha mengembangkan produk kami agar pelatihan dan materi yang ingin disampaikan oleh perusahaan pelanggan kami bisa semakin mudah dipahami oleh karyawan atau mitra mereka. Codemi bersikap adaptif dalam mengikuti perkembangan pasar dan perusahaan, oleh karena itu produk kami sekarang memiliki fitur (i) instructor led learning dimana para karyawan atau mitra akan didampingi oleh instruktur dalam penyampaian materi baik online maupun tatap muka secara langsung, (ii) collaborative learning dimana dalam produk ini para karyawan akan mendapatkan kesempatan untuk bisa belajar bersama sehingga bisa timbul diskusi antar pegawai dan bisa menciptakan sesi untuk coaching, mentoring atau counselling dan (iii) on the job learning akan memberikan pengalaman baru dimana para karyawan atau mitra bisa mempraktekkan materi training yang didapatkan secara langsung,” Zaki menambahkan.

Sebagai inisiatif perusahaan, Codemi baru saja mengangkat Achmad Zaky, founder Bukalapak, sebagai komisaris dan baru saja menerima pendanaan tahap awal (seed funding) dari perusahaan investasi Init 6. Dana tersebut akan dimanfaatkan oleh Codemi untuk pengembangan produk serta meningkatkan infrastruktur keamanan.

“Kami selalu antusias dengan bidang edukasi dan pengembangan SDM. Pasca-covid, setiap perusahaan harus memikirkan ulang dan mengubah paradigma pengembangan SDM mereka agar bisa survive dan berkembang. Kami sangat terkesan dengan tim dan produk Codemi. Mereka sangat mengerti kebutuhan perusahaan dan mampu memberikan solusi yang sangat membantu pengembangan SDM perusahaan, terutama di era pasca-pandemi ini.” ungkap Achmad Zaky, founder Bukalapak dan partner perusahaan investasi Init 6.

“Penambahan dana yang kami terima akan kami manfaatkan untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk terbaru agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar, terutama pada masa seperti ini dimana training dan pengembangan SDM sulit dilaksanakan secara konvensional. Layanan Codemi yang berbasis cloud memungkinkan perusahaan untuk tetap mengadakan training secara online ditengah PSBB, selain lebih memudahkan karena bisa diakses secara berulang dan memungkinkan penghematan anggaran pelatihan,” tutup CEO Codemi Zaki Falimbany.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article