Membangun Personal Branding Untuk Kebutuhan Personal dan Professional

Era perkembangan teknologi digital ini memberikan kesempatan pada Anda untuk mengembangkan dan membangun personal branding. Terlebih dengan adanya berbagai sosial media yang membolehkan penggunanya untuk mengunggah konten. 

Personal branding sendiri merupakan sebuah citra diri di mata publik, sehingga orang – orang mengenal pribadi Anda. Pencitraannya dapat dilakukan melalui berbagai hal, seperti perilaku sehari – hari atau melalui unggahan sosial media. 

Konsistensi bentuk perilaku tersebut menunjukkan adanya sebuah kesimpulan mengenai diri seseorang. Penilaian dari publik tersebut adalah sebuah citra. Penilaian ini bisa diatur, salah satunya menggunakan strategi personal branding. 

Tentunya dengan maksud baik, seperti membangun relasi dengan orang lain, mendapatkan pekerjaan, atau memberikan kesan perkenalan yang baik. Setiap orang memerlukannya, mengingat mereka hidup pada lingkungan sosial. 

Membangun Personal Branding yang Baik

Pencitraan memang terkadang terkesan negatif, tetapi menjadi positif apabila citranya memang menunjukkan pribadi sesungguhnya. Biasanya dapat terlihat pada kehidupan sehari – harinya, apabila konsisten maka pribadinya sesuai dengan citranya. 

Pencitraan tersebut sangat dibutuhkan, salah satunya adalah ketika hendak bekerja sama dengan klien atau melamar pekerjaan. Contohlah Anda adalah seorang editor video, selain membangun portofolio, bisa menggunakan sosial media untuk pamer skill. 

Konsistensi postingan yang membahas tentang editing video, proses produksinya, serta kesungguhan dalam setiap editingnya akan membuat orang lain menilai Anda. Penilaian tersebut merupakan sebuah citra atau branding.  

Citra tersebut bisa terbangun secara alamiah maupun terencana, contoh editor video tadi merupakan hal yang terencana. Mulai dari jenis postingannya dan obrolannya semua berfokus pada satu hal, yaitu kemampuannya editing video. 

Mengenali diri sendiri adalah kunci ketika ingin membangun personal branding, baik melalui sosial media atau perilaku sehari – hari. Mengenali tidak hanya kelebihannya, tetapi juga kekurangannya. Sehingga bisa memperbaiki kekurangannya. 

Fokusnya bukan untuk menutupi kelemahan, atau menonjolkan kelebihan, tetapi memaksimalkan kapasitas diri. Tentu tidak ingin apabila berinteraksi dengan orang lain merugikan mereka karena kelemahan diri sendiri. 

Kunci membangun branding personal lainnya adalah berani berekspresi atau menyampaikan pendapat. Melalui pendapat tersebut orang lain akan mengetahui bagaimana cara pikir, cara memandang masalah, serta cara menyelesaikan masalah pada diri Anda. 

Ekspresi tidak harus dilakukan secara langsung, bisa menggunakan media Internet atau sosial media. Namun perlu diingat, tujuannya bukan untuk mencari sensasi, tetapi berusaha menunjukkan jati diri Anda yang sesungguhnya. 

Manfaat Branding Yang Baik

Tidak banyak yang menyadari bahwa personal branding memberikan dampak luar biasa bagi kehidupannya sehari – hari maupun kariernya. Mulai dari mudah memperoleh kepercayaan publik hingga memperluas jaringan. 

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Fokus dari membangun personal branding adalah menunjukkan jati diri, baik itu kelebihan maupun kekurangan. Fokusnya adalah mengembangkan diri, sehingga meskipun memiliki kelemahan mau untuk terus belajar agar menjadi lebih baik. 

Dengan mengenali diri lebih jauh, perlahan – lahan akan muncul penghargaan terhadap diri sendiri. Dari situ mulai muncul kebanggaan serta kepercayaan diri. Semakin di eksplorasi, semakin banyak hal – hal yang akan menguatkan diri sendiri. 

Membangun Kepercayaan Publik

Sekali dua kali melakukan hal baik tentunya tidak membuat publik terkesan, karena bisa saja itu di desain sedemikian rupa. Namun apabila konsisten terus menunjukkannya, tentunya pandangan publik juga bisa berubah. 

Tidak lagi menganggap bahwa itu adalah sebuah desain melainkan akan menganggapnya sebagai karakter. Seperti editor video tadi, ketika dirinya berkata cinta terhadap editing, audiensnya bisa percaya karena sosial medianya penuh dengan hasil editingnya. 

Meningkatkan Nilai Tambah

Pengalaman, pendidikan, serta portofolio menjadi salah satu tolok ukur kemampuan seseorang. Namun ada satu hal yang terlewat, yaitu branding personal. Terutama rekam jejak aktivitas di berbagai sosial media populer. 

Konsistensi antara pengalaman, pendidikan, portofolio, dengan branding di sosial media bisa menjadi nilai tambah Anda. Contohnya ketika bernegosiasi untuk melakukan kerja sama, Anda bisa menaikkan tarif atas keterampilan atau jasanya. 

Membangun Koneksi Jaringan yang Luas

Semakin banyak yang mengenal, semakin banyak juga orang ingin berinteraksi dengan Anda. Hal tersebut membuka peluang untuk membangun jaringan koneksi lebih luas, terutama yang berhubungan dengan keterampilan Anda. 

Media sosial bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, mulai dari merekam aktivitas sehari – hari atau dimanfaatkan untuk hal lainnya. Salah satunya adalah membangun personal branding, dengan membuat konten yang menunjukkan jati diri. 

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Cara membangun emotional intelligence adalah pengetahuan wajib. Ini sangat penting baik ketika diterapkan di dunia kerja maupun dalam kehidupan seh

Codemi Publication

Pelamar baru harus paham apa itu proses screening calon karyawan ketika hendak melamar pekerjaan pada suatu perusahaan. Tindakan ini merupakan sele