Membangun Keterampilan Berpikir: Analytical Thinking

Sebagai bagian dari divisi Human Resources, Anda tentu mengerti pentingnya skill analytical thinking bagi setiap karyawan. Tugas-tugas di perusahaan menuntut setiap karyawan untuk mampu menyelesaikannya dengan cepat dan juga efektif. 

Karenanya, proses rekrutmen perlu dilakukan dengan cermat. Bukan hanya memperhatikan hard skill yang dimiliki oleh para pelamar. Akan tetapi juga melihat kemampuannya dalam berpikir analitis. 

Jika semua karyawan memiliki kemampuan ini, maka tujuan peningkatan performa kerja perusahaan secara menyeluruh dapat tercapai. Bukan hanya dalam perekrutan, namun memperhatikan kemampuan berpikir analitis pada anggota perusahaan juga penting.

Lantas, apa itu sebenarnya definisi dari berpikir analitis? Apa urgensinya terhadap performa kerja perusahaan? Mengapa setiap karyawan perlu memiliki skill ini? Dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan tersebut? Berikut ini penjelasannya.

Kenali Definisi dari Berpikir Analitis

Berpikir analitis termasuk dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi, atau lebih dikenal dengan HOTS (high order thinking skills). Soft skill ini sangat diperlukan tidak hanya dalam dunia kerja saja, namun juga kehidupan secara umum. 

Definisi berpikir analitis sendiri yaitu kemampuan mengatasi suatu permasalahan berdasarkan informasi yang dimiliki. Informasi yang bersifat kompleks atau komprehensif dipecah menjadi informasi prinsip dan mendasar.

Ini menghasilkan informasi detail yang akan membantu individu dalam merumuskan solusi untuk permasalahan tersebut. Sesuai dengan namanya, cara berpikir ini mengandalkan proses analisis yang cukup mendalam. 

Pada dasarnya, analytical thinking memerlukan latihan dan perlu dipraktikkan. Untuk memudahkan Anda dalam menerapkan cara berpikir analitis, ada 3 langkah utama yang perlu dilakukan. Berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Mengumpulkan Informasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam berpikir kritis adalah mengumpulkan informasi. Berbagai informasi yang diperoleh kemudian dievaluasi berdasarkan analisis yang objektif. Sehingga menghasilkan data sistematis dan terstruktur. 

  1. Mengidentifikasi Masalah

Langkah kedua yaitu melakukan identifikasi permasalahannya. Setelah mendapatkan sejumlah informasi penting dan mengolahnya, Anda dapat mengidentifikasi apa masalah sebenarnya. Sebelum akhirnya mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

  1. Mencari Solusi

Langkah terakhir setelah mengumpulkan dan mengolah informasi serta mengidentifikasi masalah yaitu mencari solusinya. Gunakan informasi tersebut seobjektif mungkin, dari sana bisa ditarik kesimpulan. Sehingga bisa diambil penyelesaian masalah secara efektif.

Pentingnya Analytical Thinking bagi Karyawan

Kemampuan berpikir analitis sangat penting dalam semua aspek kehidupan. Baik itu bagi pelajar, mahasiswa, pengusaha, termasuk karyawan perusahaan. Setiap perusahaan dengan bidang masing-masing tentu memiliki pekerjaan yang perlu diselesaikan.

Dalam menyelesaikan semua tugas dan pekerjaan, karyawan dituntut untuk memberikan kinerja terbaik supaya hasilnya maksimal serta sesuai target. Namun pada prosesnya, pekerjaan tersebut tidak selalu mulus. 

Ada kalanya berbagai hambatan muncul dan menjadi kendala sehingga mengganggu performa kerja baik di tingkat individu maupun tim. Inilah mengapa kemampuan berpikir analitis sangat diperlukan oleh karyawan.

Dengan kemampuan tersebut, semua anggota perusahaan mampu menyelesaikan setiap pekerjaan dengan baik meskipun dilanda berbagai kendala. Untuk itu, memberikan materi skill berpikir analitis sangat penting bagi tiap perusahaan.

Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis

Lantas, bagaimana caranya agar setiap individu di perusahaan Anda memiliki skill satu ini? Skill tersebut tidak datang dengan sendirinya, melainkan dapat dilatih dan dipelajari. Berikut ini tips meningkatkan skill berpikir analitis.

  1. Banyak Membaca

Membaca merupakan suatu aktivitas yang dapat mengasah kerja otak. Ketika membaca, Anda akan menerima berbagai informasi kemudian memprosesnya. Aktivitas ini akan membuka jendela perspektif baru dan mengasah kemampuan berpikir analitis.

  1. Mind Mapping

Mind mapping adalah metode berpikir tentang suatu hal melalui pemetaan. Dengan membuat pemetaan pikiran, Anda bisa melihat suatu permasalahan dengan lebih mendalam dan detail secara sistematis. 

Ini dapat melatih otak untuk berpikir secara sistematis dan terstruktur. Cobalah membuat mind map dalam mengerjakan berbagai tugas. Ini akan membantu Anda menemukan pemecahan atas suatu masalah dengan lebih cepat dan efektif. 

  1. Bermain Game Asah Otak

Benar, bermain game bukan hanya sebagai hiburan semata. Permainan otak yang sederhana ternyata juga mampu meningkatkan skill dalam berpikir analitis. Salah satu game asah otak populer adalah rubik.

Salah satu tanggung jawab tim Human Resource adalah bertanggung jawab atas manajemen setiap personel di dalam suatu perusahaan. Untuk itu, Anda perlu memiliki kemampuan analytical thinking yang kuat agar bisa mengatasi berbagai permasalahan.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Anda pasti sering mendengar pertanyaan apa itu organizational skills, apalagi bagi Anda yang bekerja di suatu perusahaan. Dalam dunia kerja, kita a

Codemi Publication

Peranan binatang peliharaan itu begitu penting sekali di era pandemi corona seperti sekarang ini. Karena hewan bisa menjadi cara terbaik untuk memb