LMS

LMS Software untuk M-Learning, Apa Perlu?

Apakah Anda saat ini sudah menerapkan mobile learning (m-learning) untuk pelatihan di perusahaan Anda? Sudahkan Anda mempersiapkan LMS Software untuk mobile learning?

Jika belum, sebaiknya Anda mempersiapkan hal ini segera. Mobile Learning memiliki banyak manfaat untuk perusahaan Anda. Beberapa hasil riset menunjukan bahwa mobile learning berpotensi menjadi hal yang sangat menguntungkan untuk pelatihan dan pembelajaran. Berikut adalah beberapa data pendukung:

98,8% Gen Z Mempunyai Smartphone dan Aktif Menggunakannya.

Menurut laporan dari Google pada tahun 2019, sebagian besar orang Indonesia sudah memiliki smartphone. Pengguna smartphone terbanyak adalah Gen Z (kelahiran 1995-2010). Gen Z akan menjadi angkatan pekerja dengan usia produktif bagi perusahaan Anda. Hampir seluruh Gen Z mempunyai smartphone dan aktif menggunakannya untuk berbagai kebutuhan seperti bermain game, belanja online hingga untuk belajar secara online.

Durasi Penggunaan Perangkat Mobile pada Orang Dewasa Rata-Rata 7 Jam dalam 1 Hari.

Sebagian besar orang menghabiskan waktunya menggunakan smartphone. Sebuah studi yang dilakukan Asosiasi Pengguna Jasa dan Internet Indonesia menunjukan bahwa kalangan usia dewasa (20-35 tahun) menggunakan smartphone dengan durasi rata-rata 7 jam sehari. Bahkan sebelum tidur, setidaknya 1 menit.

Data ini menunjukan bahwa karyawan seharusnya tidak asing lagi apabila harus belajar menggunakan mobile learning.

Tingkat Keterlibatan (Engagement) Lebih Tinggi Jika Pelatihan Menggunakan Mobile Learning

Jika Anda menggunakan LMS Software yang tepat untuk mobile learning maka Anda bisa membuat pelatihan yang sifatnya lebih personal dan lebih melibatkan trainee atau karyawan. Menurut survey yang dilakukan Asia-Pasific Skillsoft, 72% dari partisipan melihat adanya peningkatkan keterlibatan ketika menggunakan mobile learning.

Codemi sendiri juga menyediakan berbagai fitur yang mendukung keterlibatan para trainee. Misalnya seperti fitur Gamification dan Collaborative Learning.

Trainee yang Menggunakan Smartphone Menyelesaikan Pembelajaran 45% Lebih Cepat Ketimbang Menggunakan Perangkat Lain.

Karena penggunaannya yang tinggi, pelatihan dapat lebih cepat diselesaikan. Jika trainee menyelesaikan pembelajaran lebih cepat maka lebih cepat juga trainee dapat menerapkannya dalam pekerjaan.

Namun, Anda juga perlu memperhatikan apakah trainee betul-betul mempelajari seluruh materi yang diberikan. Berikan tes setelah trainee menyelesaikan pembelajaran.

43% Trainee yang Belajar Menggunakan Perangkat Mobile Melihat Peningkatan Produktivitas.

Trainee dapat mengatur waktu dan tempat sendiri untuk belajar. Hal ini memberikan mereka kesempatan untuk belajar dengan lebih efektif sehingga hasil yang diberikan juga lebih maksimal.

Setelah melihat data-data diatas apakah Anda memiliki rencana beralih ke model mobile learning?

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Eunike Karen

Ketika menyusun program pelatihan karyawan, ada banyak teori yang perlu Anda pelajari untuk menyusun materi. Anda perlu membaca ratusan halaman jur

Eunike Karen

Apakah saat ini perusahaan Anda menggunakan cloud-based LMS atau on-premise LMS? Sebenarnya menggunakan LMS dengan sistem cloud lebih menguntungkan