7 Karakter Pemimpin yang Harus Ada di Pelatihan SDM

Dalam sesi-sesi pelatihan karyawan atau SDM di perusahaan, harus dipastikan ada materi seputar karakter pemimpin yang harus dibahas. Karakteristik seorang pemimpin harus selalu ada dalam setiap diri SDM, terlepas dari jabatan kerja mereka. Dengan adanya karakter-karakter baik ini, baik SDM maupun perusahaan sendiri bisa berharap perkembangan ke arah yang lebih baik di masa depan. Berikut beberapa karakter pemimpin yang patut dipelajari.

Komunikasi yang lancar

Karakter pemimpin yang pertama adalah memiliki kemampuan berkomunikasi yang lancar. Kemampuan ini penting karena memungkinkan SDM untuk menyampaikan opini, gagasan, informasi, serta arahan dengan cara yang tepat. Selain itu, mereka lebih mampu membangun komunikasi dengan karyawan lain secara efisien.

Kemampuan berkomunikasi pun penting karena memberikan keleluasaan untuk merasa lebih percaya diri. Saat seseorang mampu berkomunikasi dengan lancar, ia lebih percaya diri untuk mengutarakan pikirannya dan memiliki pembawaan diri yang berwibawa. 

Percaya diri

Jika kemampuan komunikasi sudah baik, maka rasa percaya diri juga akan meningkat. Sebenarnya Aspek seperti cara berpakaian, disiplin dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap prima, jujur, dan menjaga kinerja baik pun bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Karakter pemimpin yang percaya diri tentu sangat diperlukan oleh perusahaan manapun. Karena karakter percaya diri ini bisa membawa siapapun melangkah lebih jauh ke depan. Termasuk dalam mengembangkan diri, membuka wawasan, mencoba hal-hal baru, serta memperluas networking.

Kreatif dan berpikiran terbuka

Tidak semua karakter pemimpin itu berarti kaku. Pemimpin juga perlu menjadi sosok yang kreatif dan berpikiran terbuka. Dengan adanya kreativitas inilah seseorang bisa membawa solusi-solusi yang inovatif, yang tidak jarang berdampak baik bagi kinerja serta pertumbuhan perusahaan itu sendiri.

Selain berpikiran kreatif, berpikiran terbuka juga penting. Memiliki pikiran terbuka tidak berarti Anda harus selalu setuju dengan berbagai jenis pendapat atau nilai-nilai yang dipercayai orang lain. Berpikiran terbuka berarti bersedia untuk melihat dengan cara pandang yang baru, mendengarkan pendapat walau itu berbeda dengan pendapat sendiri, serta menghargai orang lain.

Baca juga: Pelatihan Karyawan di Masa Pandemi

Manajemen waktu yang mumpuni

Karakter pemimpin lainnya yang juga penting adalah punya kemampuan manajemen waktu yang handal. Seseorang yang bisa mengatur waktunya dengan baik sudah pasti punya pemahaman mendalam terkait kemampuan fisiknya, kompetensi, juga rutinitas kerjanya. Dari sana, karakter pemimpin akan berusaha untuk mengatur semua hal tersebut dengan pola manajemen waktu yang efisien. Jelas tidak mudah, itu sebabnya siapa yang berhasil melakukannya dapat dipastikan memiliki karakter pemimpin.

Team building

Seorang pemimpin juga perlu memiliki kemampuan untuk membangun tim kerja yang solid. Untuk memungkinkan hal ini, tentu perlu perpaduan dari poin-poin karakter pemimpin lainnya , mulai dari kemampuan berkomunikasi, manajemen waktu, dan seterusnya. Kemampuan-kemampuan ini bisa dijadikan modal untuk membangun tim. Adanya karakter pemimpin yang mampu membentuk tim solid, tentu membawa manfaat bagi perusahaan itu sendiri. 

Punya rasa empati

Karyawan atau SDM itu bukanlah mesin. Manusia yang bekerja dalam suatu memiliki rasa empati. Empati ini akan jadi morale compass yang baik bagi seorang pemimpin untuk tidak melanggar etika bisnis dan memastikan aktivitas bisnis sudah sejalan dengan visi, misi, maupun nilai perusahaan.

Empati juga jadi elemen penting untuk menjaga interaksi satu sama lain di dalam lingkungan kerja. Interaksi haruslah menyenangkan dan suportif, namun tetap profesional. Tidak hanya soal relasi antar rekan kerja, empati juga bisa dimanfaatkan untuk melihat suatu permasalah di tempat kerja dengan lebih manusiawi dan realistis.

Peka terhadap situasi

Terakhir, karakter pemimpin lainnya yang juga penting adalah memiliki kepekaan terhadap situasi. Masih ada kaitannya dengan rasa empati tadi, kepekaan terhadap situasi ini bisa sangat bermanfaat bagi Anda. Anda jadi tahu bagaimana harus mengambil sikap di saat yang tepat dengan cara yang tepat pula.

Kepekaan ini akan sangat bermanfaat dalam menyelesaikan kendala-kendala dalam pekerjaan. Namun, untuk sampai ke tahap ini, perlu ada pengenalan lebih jauh dengan lingkungan kerja, terutama setiap individu di sana. Beri kesempatan untuk SDM melatih dan membiasakan diri menjadi seorang pemimpin, terlepas apapun posisi mereka dalam perusahaan tersebut.

Berikutnya, lakukanlah pelatihan yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda. Anda bisa menggunakan jasa platform pembelajaran seperti Codemi untuk menghadirkan sesi pelatihan SDM yang lebih mumpuni. Dengan berbagai pilihan jenis pelatihan dan didukung dengan sistem daring yang inovatif, Anda bisa memberi pelatihan dengan optimal.


Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article

Apa itu pembelajaran kolaboratif? Secara singkat, pembelajaran kolaboratif adalah metode pembelajaran yang mendorong peserta untuk membentuk tim da

Apa yang menjadikan sebuah perusahaan dinilai hebat? Ada yang menjawab modal usaha yang besar, ada pula yang mengatakan laba usaha yang meningkat s