Emotional Intelligence dan Urgensinya di Dunia Kerja

Pentingnya emotional intelligence perlu dipahami oleh setiap orang. Ketika tingkat kepentingan hal ini tidak diketahui, seseorang tidak akan bisa mudah dalam menjalani hidup.

Dalam bahasa Indonesia, emotional intelligence sering disebut dengan kecerdasan emosi. Ketika seseorang memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik dari orang sekitarnya, akan terlihat ciri yang jelas.

Ciri ini tidak akan dimiliki oleh mereka yang kecerdasan emosinya kurang baik. Penerapan kecerdasan emosi sendiri bisa dilakukan pada berbagai bidang.

Salah satunya tentu adalah pekerjaan. Bisa dibilang, orang yang memiliki kecerdasan emosi baik akan bisa menyelesaikan tugas-tugas dalam pekerjaan secara lebih optimal.

Ini sebenarnya merupakan rumus pasti. Namun untuk sekarang, pengertian tentang kecerdasan emosi belum banyak diketahui. Itulah alasan utama mengapa tingkat kepentingan hal ini belum terlihat.

Pentingnya Emotional Intelligence di Pekerjaan

Peran kesadaran emosi di dunia kerja sangatlah besar. Tentu ini merupakan sesuatu yang berasal.

Sudah banyak orang dengan kecerdasan emosi tinggi yang terbukti sukses meniti karir. Berikut beberapa alasan mengapa kesadaran emosi bisa sangat berguna di dunia kerja.

Kesadaran Diri

Pentingnya emotional intelligence pertama berhubungan dengan kesadaran diri. Terdapat perbedaan untuk antara mereka yang memiliki kesadaran diri dan mereka yang tidak memiliki kesadaran diri. 

Ketika seseorang tidak memiliki kesadaran diri, dunia perlu bergerak seperti apa yang diinginkan.

Semua harus dilihat dari sudut pandangnya sendiri. Hal berbeda akan terlihat jika meneliti pada mereka dengan kesadaran diri tinggi.

Orang semacam ini tidak akan egois karena mereka akan coba memahami orang lain. Dengan adanya keinginan untuk saling memahami, akan muncul upaya untuk membuat suasana kerja yang nyaman.

Misal seseorang berkata dengan nada tinggi atau bahasa yang kurang enak ketika berada di dunia kerja. Ketika itu hal ini dihadapi oleh mereka dengan kesadaran diri rendah, emosi akan ikut meningkat dan suasana yang kondusif tidak akan tercipta.

Hal berbeda akan terlihat pada orang dengan kesadaran diri tinggi. Akan diteliti lebih jauh mengapa lawan rekan kerja sampai mengeluarkan kata-kata tersebut. Dengan itu, akan diambil sikap yang bisa membuat suasana kerja tetap kondusif.

Motivasi

Sebenarnya, poin kedua dari pentingnya emotional intelligence ini masih berhubungan dengan poin pertama. Ketika seseorang memiliki kesadaran diri dan memahami orang lain, seseorang akan bisa mendapat lingkungan yang nyaman.

Orang tersebut juga akan paham bahwa di lingkungan ini terdapat banyak orang dengan frame yang berbeda-beda. Dengan itu, motivasi diri akan meningkat.

Ini jelas akan memberikan pengaruh positif terhadap pekerjaan. Dengan motivasi yang meningkat, seseorang akan lebih semangat dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan.

Hal tersebut merupakan modal yang mahal karena semangat yang tinggi akan bisa membuat hasil akhirnya lebih baik.

Empati

Jangan lupakan keberadaan empati. Ini juga sangat vital dalam pentingnya emotional intelligence di dunia kerja.

Adanya empati membuat seseorang bisa lebih mudah dalam memahami kondisi emosi orang lain. Ini bisa membuat rasa saling memahami menjadi lebih terjalin.

Keberadaan poin ini jelas sangat penting. Ketika seseorang sedang memiliki emosi yang buruk, jangan berikan beban yang besar di tempat kerja.

Hal tersebut hanya akan membuat hasil yang didapat menjadi tidak optimal. Hal berbeda bisa dilakukan jika seorang rekan kerja dirasa sedang memiliki emosi positif.

Pembicaraan mengenai pekerjaan bisa dilakukan secara lebih intens. Dengan emosi yang positif dari rekan kerja, pembicaraan pasti menghasilkan sesuatu yang positif.

Pengaturan Diri

Orang dengan emotional intelligence tinggi pasti pandai dalam mengatur dirinya. Ini sangat penting dalam dunia pekerjaan yang terus berubah-ubah.

Dengan dunia yang berubah-ubah tersebut, adaptasi merupakan hal vital. Tanpa adanya adaptasi, pekerjaan tidak akan bisa diselesaikan dengan mudah.

Ini hanya akan bisa dilakukan oleh mereka yang terampil mengatur diri. Egoisme perlu diturunkan sehingga penyesuaian lebih mudah dilakukan.

Keterampilan Sosial

Selanjutnya berhubungan dengan keterampilan sosial. Ini dari keterampilan sosial adalah kemampuan dalam berkomunikasi.

Ini jelas sangat menunjang proses pekerjaan. Ketika bekerja, seseorang dituntut untuk bertemu banyak orang.

Frame orangnya sendiri berbeda-beda mulai dari atasan, bawahan, klien, hingga pelanggan. Jika keterampilan sosial tidak baik, membangun hubungan positif dengan mereka akan menjadi lebih sulit.Pastikan untuk mempelajari emotional intelligence dengan sebaik mungkin. Jangan melakukan kesalahan dengan tidak memberikan perhatian lebih. Ulasan di atas pasti memberikan pemahaman lebih mengenai pentingnya emotional intelligence di dunia kerja.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Cara perusahaan membangun organizational skills pada tiap karyawan akan membantu performa kerja dan produktivitas mereka. Untuk menciptakan karyawa

Codemi Publication

Pada dasarnya ada beberapa keterampilan yang harus diajarkan pada manager demi perkembangan sebuah perusahaan. Karena manajer sendiri adalah orang