Efek Merasa Selalu Kesepian Pada Kinerja Karyawan

Meskipun pertumbuhan penduduk sangat besar, ternyata tidak dibarengi dengan pertumbuhan afeksi, banyak orang merasa selalu kesepian meskipun sedang berada di keramaian. Fenomena ini menyebar di berbagai kelompok masyarakat, salah satunya adalah lingkungan kerja. 

Semakin tahun permasalahan ini semakin meningkat, bahkan efeknya berdampak sampai mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental dari seseorang. Di jepang sendiri kasus bunuh diri karena depresi dan kesepian bisa mencapai rata – rata 30.000 orang per tahun. 

Untuk penyebabnya sendiri terkadang muncul dari individunya atau kondisi lingkungan sekitarnya. Contohnya lingkungan dengan tingkat kompetisi tinggi, menghasilkan tekanan besar tanpa memberikan kesempatan untuk bersosialisasi. 

Efek Merasa Selalu Kesepian Terhadap Produktivitas 

Fenomena ini juga marak terjadi di lingkungan kerja, meskipun merupakan sebuah permasalahan personal tetapi berefek terhadap perusahaan secara keseluruhan. Mulai dari masalah dengan sesama pekerja atau melemahnya ketahanan diri dalam menghadapi tantangan kerja. 

  1. Hubungan Antar Karyawan Terganggu

Seseorang dengan permasalahan loneliness terkadang cenderung menarik diri dari rekan – rekan kerjanya. Meskipun tidak ada stigma negatif terhadap pengidap permasalahan ini, namun orang yang merasakannya cenderung menghindari interaksi. 

Ketika kondisi ekstrem, penarikan diri ini tidak hanya terjadi pada interaksi antar individu di luar pekerjaan, bahkan bisa terjadi ketika diberikan tanggung jawab dalam sebuah tim. Akibatnya tim tidak bisa berperan maksimal. 

  1. Permasalahan Kesehatan Mental

Seseorang yang cenderung merasa selalu kesepian memiliki potensi besar untuk terkena berbagai permasalahan kesehatan mental lainnya. Salah satunya adalah tidak memiliki sarana berbagi cerita atau mengekspresikan berbagai kondisi emosinya. 

Pada dasarnya seseorang mulai mengalami loneliness ketika menganggap tidak ada orang lain yang dapat memahaminya. Sehingga merasa percuma ketika terbuka kepada orang lain, meskipun belum dicobanya. Akibatnya permasalahan menumpuk dan mentalnya mulai terganggu. 

  1. Melemahkan Fisik

Sebagaimana manusia, tentunya perlu untuk melampiaskan berbagai emosinya. Tidak adanya teman sebagai sarana pelampiasan dan berbagi emosi, efeknya adalah mencoba menenangkan diri dengan obat – obatan atau alkohol. 

Meskipun tidak mengonsumsi alkohol, merokok, atau obat – obatan, terkadang pola tidur yang terganggu bisa menyebabkan kondisi fisik melemah secara perlahan. Apabila berlangsung dalam jangka waktu panjang, tidak heran bila berbagai penyakit fisik juga mulai muncul. 

  1. Melemahkan Produktivitas 

Karyawan dengan kondisi mengidap loneliness, cenderung sensitif terhadap perilaku orang di sekitarnya. Terlebih ketika keterampilan atau kemampuannya tidak dinotice oleh karyawan lain atau bosnya. Dirinya akan cenderung menarik performanya. 

Membuat kinerjanya berada di level minimum yang telah ditargetkan pada karyawan. Pada sebuah lingkungan, perilaku ini bisa berefek pada semangat dari karyawan lainnya. Mulai terbentuk kebiasaan kerja minimal, yang tentu saja melemahkan produktivitas. 

Cara Mengatasi Pekerja yang Merasa Selalu Kesepian

Permasalahan mengenai kondisi ini semakin menguat ketika teknologi semakin canggih. Penggunaan teknologi diharapkan meningkatkan produktivitas kerja, namun apabila manusia sebagai operatornya mengalami masalah, produktivitasnya juga akan turun. 

Untuk memeranginya, perlu secara dini mengidentifikasi serta menganalisis seberapa parah kondisi kesepian yang dialami. Tujuannya bukan untuk mengucilkan atau memberikan pelayanan berbeda, tetapi berusaha membantu menanganinya. 

Memanggil ahli untuk mengidentifikasi bisa menjadi alternatif cara untuk menganalisis permasalahan karyawannya. Selain analisisnya juga tepat, bisa merekomendasikan langkah untuk memberikan dukungan yang cocok dengan situasinya saat ini. 

Membangun tim work juga bisa dikembangkan sebagai langkah untuk menghindari munculnya perasaan hampa serta sendiri ketika menyelesaikan berbagai masalah. Namun perlu diperhatikan komposisi timnya, jangan sampai malah membuat merasa semakin teralienasi. 

Membentuk klub atau kelompok kesamaan hobi juga bisa menjadi ide bagus, adanya kesamaan hobi tentunya memudahkan seseorang untuk berinteraksi. Bahkan orang yang menarik diri, ketika menemukan rekan dengan interest sama cenderung mau berbagi. 

Perubahan ritme kerja juga bisa jadi salah satu alternatif cara mengatasi permasalahan alienasi yang dirasakan oleh karyawan. Daripada melihat hanya dari hasilnya, tetapi cobalah berikan penghargaan terhadap pencapaiannya, ini akan menumbuhkan kepercayaan dirinya kembali. 

Kultur kerja terlalu kompetitif terkadang memberikan efek negatif, salah satunya adalah persaingan tidak sehat. Akibatnya adalah rendahnya kepercayaan terhadap orang lain. Apabila sudah muncul gejala demikian, ada baiknya segera mengubah ritme kerjanya. Performa perusahaan bergantung dari tingkat produktivitas karyawannya. Salah satu kendala penyebab melemahnya produktivitas adalah adanya kondisi merasa selalu kesepian ketika berada di lingkungan kerja.

Simak juga ulasan kami mengenai burnout karyawan dan cara mengatasinya disini.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Bagaimana cara mengimplementasikan Kaizen 5s untuk para karyawan? Pertanyaan tersebut barangkali membuat Anda penasaran karena konsep 5s diadopsi d

Codemi Publication

Apa itu Kaizen 5s barangkali membuat Anda penasaran lantaran konsep tersebut banyak diterapkan di berbagai perusahaan. Sebenarnya tanpa disadari ko