Corporate Employee Branding, Masa Depan Perusahaan

Di era digital seperti sekarang corporate employee branding menjadi salah satu wajah baru bagi perusahaan. Ini akan menjadi sebuah proyeksi citra korporasi kepada khalayak umum dengan metode berbeda.

Secara orthodox proyeksi seperti ini biasanya dilakukan dengan campaign tertentu misalnya charity, mensponsori kegiatan olahraga, dan lainnya. Namun masyarakat sekarang tidak lagi peduli dengan hal tersebut.

Masyarakat umum sudah tahu bahwa apapun campaign yang dilakukan entitas adalah sebuah gimmick. Namun perkataan yang keluar dari pegawainya itu masih jadi salah satu bentuk campaign efektif.

Sekarang begini jika Anda punya tetangga yang bekerja di sebuah perusahaan produk makanan tertentu. Kemudian mereka mengatakan bagaimana penggunaan bahannya yang semuanya berkualitas.

Secara otomatis orang tersebut pasti akan lebih percaya dengan perkataan pegawai tersebut. Jadi ini adalah dampak positif ketika employee branding dilakukan dengan cermat, hasilnya bagus bukan.

Sehingga para konsumen akan menjadi jauh lebih percaya ketika hendak menggunakan produknya. Mari kita pelajari lebih dalam seperti apa potensinya ketika diimplementasikan dalam sebuah bisnis.

Apa Itu Corporate Employee Branding?

Pada segmen pengantar tadi sudah kami berikan seperti apa sebenarnya metode branding menggunakan pendekatan employee. Jadi ini adalah proyeksi citra perusahaan dari statement pegawai sendiri.

Statement tersebut juga tidak boleh sengaja dilakukan namun lebih subtle seperti komunikasi sehari-hari. Misalnya ketika ditanya tetangga seperti apa kualitas bahan di pabrik tempat bekerja.

Itu adalah sebuah corporate employee branding yang disematkan secara subtle dan halus. Mengapa hal seperti ini penting bagi masa depan perusahaan karena campaign biasa dampaknya sudah kurang optimal.

Di era teknologi seperti sekarang setiap orang bisa dengan mudah mengakses informasi tertentu. Rekayasa informasi juga sangat mudah dilakukan siapa saja untuk mendapatkan keuntungan.

Sehingga ketika orang ingin tahu seperti apa kualitas dari barang tertentu tinggal tanya saja pada kenalannya yang kerja disana. Jika memang barangnya bagus tentu akan berdampak positif pada perusahaan.

Campaign menggunakan corporate employee branding ini efeknya seperti bola salju perlahan semakin membesar. Namun jika berbalik menusuk juga akan jauh lebih berbahaya juga bagi entitas.

Oleh karena itu Anda memang harus paham betul bagaimana mengontrolnya agar mampu mendapatkan kepercayaan konsumen jangka panjang. Metode ini memang terlihat sangat kompleks terutama bagi orang awam.

Memang benar, jadi secara umum campaign sudah harus dilakukan secara internal entitas. Sehingga para pekerjanya juga harus merasa bahwa disana semuanya memang bagus dan layak diperjuangkan.

Pengaruhnya pada Bisnis

Bagi Anda yang masih belum menangkap seperti apa dampak dari metode ini pada citra bisnis akan kami jelaskan lebih detail lagi. Sehingga bisa tahu bahwa ini adalah masa depan entitas sehingga mampu bertahan dan dipercaya oleh konsumen.

Secara mudahnya kita gunakan saja efek bola salju sebagai metafora dari kegiatan campaign ini. Dampak jangka pendek secara nyata memang perlahan karena hanya tersebar dari mulut ke mulut.

Di era teknologi seperti sekarang mungkin hanya circle tertentu dari pegawai terdampak langsung. Namun corporate employee branding ini bisa menyelamatkan entitas dalam beberapa tahun kedepan.

Terutama ketika masyarakat sudah mulai tidak peduli lagi pada campaign dengan gaya orthodox. Jadi jika sukses menjaga lingkup kerja ideal citra perusahaannya akan keluar sendiri menjadi bagus.

Ternyata konsumen saat ini lebih menyukai korporasi dengan internal yang bagus. Sehingga mereka tidak ragu lagi ketika menjadikan dirinya sebagai pendukung secara tidak langsung bagi entitas tertentu.

Campaign subtle secara psikologis seperti itu tentu saja sangat sulit dieksekusi apabila tidak ada persiapan matang. Jadi jika ingin perusahaannya dikenal baik maka harus mengawali dari internal lebih dulu.

Ingat statement para pegawai adalah ujung tombak kita dalam menjaga nama entitas agar disegani oleh konsumen. Memang metode corporate employee branding seperti ini tidak untuk semua perusahaan.

Kami akan lebih menekankan korporasi dengan interaksi dengan masyarakat langsung untuk menggunakannya. Jadi misalnya Anda punya perusahaan kerupuk rebus ini penting karena masyarakat langsung membeli produknya.

Cara Mengoptimalkan Corporate Employee Branding

Metode optimasi dari campaign seperti ini sebenarnya tidak kompleks namun butuh kedisiplinan dan waktu saja. Berikut akan kami jelaskan bagaimana caranya agar mampu memberikan dampak optimal.

1. Mengedukasi karyawan

Aspek pertama yang harus dilakukan adalah mengedukasi karyawan bagaimana sebenarnya entitas ini bekerja. Seorang karyawan tidak akan bisa menjelaskan seperti apa perusahaannya jika tidak mengenalinya.

Oleh karena itu agar corporate employee branding bisa berjalan Anda sebagai employer harus proaktif. Cerminkan seperti apa lingkup kerja disana agar mampu memberikan kesan positif.

2. Mendorong review positif dari karyawan

Contoh kasus yang salah dari poin ini misalnya ada pegawai dengan banyak follower membuat posting virtue signaling terkait entitas. Itu bukan langkah tepat untuk mengeluarkan review positif dari karyawan.

Review positif ini harus ada konteksnya misalnya ketika sedang ada teman atau kerabat yang menanyakan. Seperti apa kondisi kerja disana, bagaimana kualitas produksinya, dan mungkin apakah produknya bagus.

Ini adalah bentuk review positif yang mampu memberikan dampak signifikan secara perlahan. Jadi akan terasa subtle namun bisa diterima tanpa ragu oleh orang yang mendengarkannya.

3. Tenaga kerja yang proaktif 

Tenaga kerja yang proaktif dan bangga terhadap korporasinya dapat menjadi senjata ampuh. Bagaimana kita bisa mendapatkan pekerja seperti itu apakah harus membayarnya agar mengeluarkan statement tersebut.

Tentu saja tidak, sebagai manajer kita harus mampu membuat karyawan tersebut merasa sebagai satu bagian perusahaan. Mereka tidak hanya sebagai budak korporat namun juga aset berharga dari perusahaannya.

4. Mau mendengarkan feedback 

Salah satu metode corporate employee branding yang paling penting adalah mendengarkan feedback. Baik dari para pekerja atau konsumen yang memberikan keluhannya.

Pendekatan seperti ini justru akan memberikan kesan bahwa korporasi in manusiawi. Mereka masih menganggap pekerja dan konsumen sebuah aset berharga bukan hanya lumbung uang saja.

Meskipun sepertinya sepele namun ketika kita bisa menerima feedback maka hasilnya juga optimal. Oleh karena itu jangan anggap sebelah mata dampak implementasi feedback internal dan eksternal.

Dengan menggunakan empat pendekatan tersebut tentu kita bisa mendapatkan hasil lebih baik. Memang perlu diakui campaign seperti ini tidak akan langsung terasa dalam waktu dekat namun butuh jangka panjang.

Kunci Penyempurnaan Corporate Employee Branding

Pada segmen terakhir ini akan kami jelaskan kesimpulan yang mampu menjadi kunci keberhasilan. Sehingga employee branding bisa memberikan dampak positif bagi citra perusahaan.

Sebenarnya di era teknologi seperti sekarang justru aspek humanis menjadi salah satu kunci utamanya. Jadi apabila sebuah entitas dapat memberikan kesan humanis bagi pekerja dan konsumen maka hasilnya akan terlihat.

Di Indonesia implementasi seperti ini mungkin baru akan terlihat dua sampai lima tahun kedepan. Karena memang Indonesia terlambat dalam melakukan perubahan metode campaign di era digital.

Kita ambil saja contoh produk sandwich subway yang ada di luar negeri meskipun rasanya biasa saja namun orang masih membeli. Hal tersebut karena mereka sudah menerapkan employee branding.

Jadi konsumen tahu bahwa bahan yang digunakan tidak seburuk kompetitor dan perlakuan pada karyawannya juga bagus. Sehingga meskipun frontal campaign yang dilakukan biasa saja namun minat konsumen tetap terjaga.

Hal seperti itu adalah dampak yang dapat dirasakan ketika lingkup kerja internal sudah sehat. Sehingga para karyawan merasa sebagai salah satu roda gerigi untuk menggerakkan kesuksesan entitas di mana dia bekerja.

Dengan memahami materi tadi tentu sekarang Anda harus lebih sadar pentingnya melakukan internal conditioning. Sehingga corporate employee branding dapat memberikan dampak positif jangka panjang.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article

Seberapa pentingkah waktu sendiri bagi manusia? Maka jawabannya adalah sangat penting dan harus, mengapa demikian? Bukankah, Anda adalah makhluk so

Saat Anda tidak ingin bekerja sebenarnya bukan merupakan masalah serius, tetapi harus menjadi catatan penting sebelum semuanya menjadi lebih parah,