Bagaimana Cara Menggunakan Gamifikasi dalam Rekrutmen?

Cara menggunakan gamifikasi sering dicari oleh para perekrut sekarang. Gamifikasi sendiri telah menjadi strategi populer di dunia perekrutan, dan pasar industri ini semakin tinggi. Jadi, apa sebenarnya gamifikasi ini, dan mengapa perekrut harus menggunakan strategi ini?

Kata “gamifikasi” telah banyak dibicarakan, tetapi satu per satu orang memiliki versi definisi dan pemahaman tersendiri. Secara umum, gamifikasi ini adalah teknik yang digunakan untuk menarik individu untuk mencapai tujuan, lewat elemen berupa game, teori, dan desain.

Di dunia modern sekarang, untuk menemukan orang yang tepat sudah sangat kompetitif. Jadi, perusahaan dan organisasi telah menggunakan gamifikasi karena percaya kalau cara ini bisa membuat pengalaman perekrutan yang berbeda, serta mendapat kandidat terbaik.

Gamifikasi di dunia perekrutan juga bukan hanya berkaitan dengan 1 jenis permainan. Tetapi perusahaan bisa memberi tantangan beragam untuk proses perekrutan yang lebih menarik. Mulai dari online quiz, puzzle, dan beberapa permainan di jenis platform game lainnya.

4 Alasan Utama Mengapa Rekruter Perlu Ketahui Cara Menggunakan Gamifikasi

Bagaimana Cara Menggunakan Gamifikasi dalam Rekrutmen?

Sekarang kamu sudah tahu penjelasan gamifikasi secara umum, terutama untuk proses perekrutan. Tetapi apa sebenarnya yang membuat banyak perusahaan yang menggunakan strategi ini untuk menentukan pilihan perekrut? Dan ada 4 alasan yang sangat masuk akal.

Dengan gamifikasi, perekrut bisa tahu skill spesifik yang dimiliki oleh pelamar. Itu juga yang membuat cara menggunakan gamifikasi bukan hanya untuk 1 jenis permainan, tetapi bisa dengan berbagai jenis permainan yang relevan dengan skill yang dibutuhkan perusahaan.

Dengan melakukan strategi gamifikasi ini, maka proses perekrutan akan lebih hemat waktu. Ini juga berkaitan dengan skill yang diinginkan bisa langsung terlihat dari game yang telah dimainkan. Ketiga, proses perekrutan seperti ini membuat kandidat tidak tertekan.

Karena alasan perekrut tidak maksimal adalah karena merasa tertekan, kalau interview biasa pasti akan memberikan gambaran yang “menakutkan”. Sehingga, bisa dikatakan kalau cara menggunakan gamifikasi membuat perekrut dan pelamar tidak merasa terlalu stress.

Dan alasan terakhir adalah untuk bisa sesuai dengan trend. Coba bayangkan saja kompetitor sudah menggunakan cara perekrutan modern ini, tetapi perusahaan Anda belum. Maka itu akan membuat pelamar akan memilih untuk bergabung dengan perusahaan kompetitor.

“Semua orang sudah lelah dengan proses perekrutan yang lama, sehingga perekrut pakai cara yang lebih kreatif untuk menemukan kandidat yang paling sesuai.” Kata-kata seperti itu bisa jadi yang membuat kandidat akan memilih interviewer yang kreatif serta memberi solusi.

Bagaimana Cara Menggunakan Gamifikasi, Terkhusus Saat Proses Rekrutmen

Berhubung gamifikasi ini sudah sangat populer dan pelamar juga mengimpikan cara seperti ini untuk diterima di suatu pekerjaan, maka perekrut juga harus tahu caranya. Jangan karena takut ketinggalan dengan kompetitor, cara gamifikasi yang digunakan adalah yang salah.

Maka dari itu, menurut studi dan teori yang sudah kami pelajari, gamifikasi itu hanya perlu memperhatikan sejumlah hal paling sentral. Maka dari itu, jika ingin proses perekrutan nanti lancar, cara menggunakan gamifikasi seperti ini yang bisa perekrut jalankan nantinya:

  1. Mulai dengan Fitur Gamifikasi yang Simpel
  2. Kaitkan dengan Skenario Dunia Nyata
  3. Gunakan Alat Bantu yang Sesuai
  4. Ukur Hasil dari Setiap Jenis Permainan yang Sudah Dimainkan
  5. Lakukan Customisasi Pada Gamifikasi Tersebut
  6. Fokus Untuk Menarik Perhatian Pendaftar dan Pastikan Mereka Terhibur
  7. Selalu Relevan dengan Jenis Pekerjaan yang didaftar
  8. Selalu hadirkan daftar permainan yang sesuai dengan skill yang ingin didapatkan perusahaan
  9. Meskipun sudah menggunakan game, proses perekrutan tidak boleh dibuat ribet dan stressful
  10. Pelajari perkembangan gamifikasi yang sudah dijalankan oleh para kompetitor saat proses perekrutan
  11. Rencanakan semuanya dengan matang
  12. Buat proses perekrutan itu semenarik mungkin
  13. Cari daftar media, bukan hanya game, yang bisa memikat para milenial
  14. Di setiap gamifikasi, sebarkan juga apa nilai dan kesadaran yang wajib dimiliki pelamar
  15. Berikan evaluasi setiap kali permainan yang dijalankan pelamar selesai

Semua orang sudah tidak nyaman dengan proses perekrutan cara lama. Cara itu dinilai tidak menarik, memakan waktu yang lama, menakutkan, dan pokoknya tidak efektif. Sehingga jika ingin yang modern, perekrut bisa praktikkan cara menggunakan gamifikasi di setiap fase.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

1 Comment

    Leave Comment

    Your email address will not be published, Required fields are marked





    Related Article

    Perekrutan menjadi aspek penting untuk menumbuhkembangkan perusahaan, sehingga perlu pemahaman apa itu anggaran rekrutmen. Anggaran ini disusun aga

    Para perekrut sudah tahu pastinya harus menjaga hubungan dengan pelamar, dan email ke pelamar juga bisa mereka lakukan secara rutin. Baik untuk mem

    Unduh Codemi Learning Report 2021

    X