Cara Membangun Social Intelligence

Satu hal yang masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat adalah apakah ada cara membangun social intelligence.  Sebab bagi sebagian orang social intelligence atau kecerdasan sosial telah tertanam sejak lahir.

Sehingga mereka berpikir bahwa tidak mungkin kecerdasan sosial dapat dikembangkan. Seseorang dengan kecerdasan sosial rendah maka akan selamanya memiliki kecerdasan sosial rendah. Padahal menurut penelitian berkata sebaliknya.

Adalah Daniel Goleman seorang peneliti ternama yang menemukan bahwa kecerdasan sosial tidak dimiliki sejak lahir. Kecerdasan ini terbangun melalui beberapa kondisi seperti pendidikan, interaksi keluarga, lingkungan dan sebagainya.

Oleh karena itu setiap orang bisa memiliki kecerdasan sosial tinggi bila tahu caranya. Jika Anda ingin memahami bagaimana cara untuk memiliki kecerdasan sosial tinggi, simak artikel ini hingga selesai.

Cara Membangun Social Intelligence Sedari Dini

Pada dasarnya kemampuan seseorang untuk bersosialisasi telah terbentuk sejak kecil. Karena seorang balita akan belajar dan mencontoh dari lingkungan di sekitar. Hasil belajar inilah yang akan membentuk kecerdasan anak. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk mengembangkan kecerdasan sosial sebenarnya adalah sejak seseorang masih kecil. Sehingga akan semakin mudah baginya untuk belajar dan membangun kecerdasan tersebut.

Sayangnya hal ini seringkali dilewatkan oleh para orang tua. Padahal cara untuk mengembangkan kecerdasan sosial seorang anak cukup mudah untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa cara untuk mengembangkan kecerdasan sosial anak.

  1. Mengenalkan Anak Pada Emosi

Cara membangun social intelligence pertama pada anak adalah dengan mengenalkannya pada emosi. Sebab seorang anak memang bisa merasakan emosi, namun ia tidak paham dengan apa yang dirasakannya tersebut.

Anda bisa mengenalkan emosi pada anak dengan menggunakan perasaan. Contoh bila anak mendapatkan hadiah, Anda bisa bertanya apakah ia senang. Anda juga bisa mengenalkan anak pada emosi melalui permainan.

  1. Ajak Anak Untuk Sering Berinteraksi Dengan Orang Lain

Fungsi taman bermain atau PAUD pada dasarnya adalah agar anak sering melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar. Terlebih apabila kedua orang tua harus bekerja sehingga tidak bisa menemani sang buah hati.

Namun selain mengandalkan taman bermain atau PAUD, Anda juga bisa membuat anak berinteraksi dengan cara Anda sendiri. Contohnya adalah dengan mengajak anak bertemu dengan tetangga atau kerabat.

Dengan sering berinteraksi, anak tidak akan canggung saat berhadapan dengan orang lain. Hal ini adalah modal dasar yang harus dimiliki seseorang untuk membangun kecerdasan sosial.

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Membangun Kecerdasan Sosial

Cara membangun social intelligence memang sebaiknya dilakukan sedari dini. Namun tidak ada kata terlambat bila Anda baru memulai proses ini di usia remaja maupun dewasa.

Tentunya proses yang dilakukan dalam mengembangkan kecerdasan sosial pada seorang anak dan remaja atau dewasa akan berbeda. Kecerdasan sosial di usia remaja atau dewasa dapat dibangun menggunakan cara ini.

  1. Latihlah Untuk Memahami Perasaan Orang Lain

Ada banyak kejadian yang mungkin terjadi di sekitar kita pada kehidupan sehari-hari. Entah kolega mendapatkan promosi jabatan, teman mengalami masalah ataupun perkelahian antar orang tidak dikenal.

Latihlah diri Anda untuk mencoba memahami perasaan orang-orang tersebut dalam merespons suatu kejadian. Anda bisa memulai dari merasakan senang ketika teman Anda mendapatkan hadiah sebagai langkah pertama.

Sebab hal ini yang seringkali menjadi penghambat seseorang dalam bersosialisasi. Mereka menganggap kejadian yang terjadi pada orang lain tidak ada hubungannya dengan mereka. Sehingga mereka bersikap tidak peduli.

  1. Cobalah Untuk Berpikir Menggunakan Sudut Pandang Orang Lain

Cara membangun social intelligence selanjutnya adalah dengan berpikir menggunakan sudut pandang orang lain. Hal ini memang cukup sulit untuk dilakukan. Namun akan semakin mudah jika sudah terbiasa.

Berpikir menggunakan sudut pandang orang lain bukan berarti Anda mengabaikan cara pandang Anda. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan perspektif berbeda terhadap suatu kejadian. Sehingga Anda bisa memilih respon terbaik.

Dengan berpikir menggunakan sudut pandang orang lain juga akan membuat Anda lebih bisa menghargai pendapat orang lain. Hal ini akan melatih Anda untuk menerima perbedaan pendapat dan melakukan kompromi.

Kecerdasan sosial sangat penting untuk dimiliki setiap orang. Bukan hanya berfungsi pada pengembangan di bidang karir atau pekerjaan seperti yang pernah kami ulas di sini, namun juga penting untuk kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu sangat penting bagi seseorang untuk bisa menumbuhkan kecerdasan ini.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Cara membangun emotional intelligence adalah pengetahuan wajib. Ini sangat penting baik ketika diterapkan di dunia kerja maupun dalam kehidupan seh

Codemi Publication

Pelamar baru harus paham apa itu proses screening calon karyawan ketika hendak melamar pekerjaan pada suatu perusahaan. Tindakan ini merupakan sele