Cara Efektif Mendiskusikan Compensation & Benefit dengan Karyawan

Bagaimana pendapat Anda mengenai compensation & benefit dengan karyawan yang saat ini mulai banyak di diskusikan? Dalam dunia kerja, gaji bisa dijadikan sebagai motivator utama untuk para karyawan. Berdasarkan hal itu, gaji adalah kompensasi yang diberikan oleh perusahaan.

Perusahaan itu sendiri dapat memberikan kompensasi dalam bentuk fisik dan non fisik. Tentunya, gaji yang diberikan merupakan kompensasi dalam bentuk fisik. Sebagai karyawan Anda bisa lebih banyak mendapatkan kompensasi ketika diakui setelah bekerja secara optimal.

Penghargaan dari segala aktivitas merupakan bagian dari kompensasi yang tidak berbentuk. Jika mempertimbangkan compensation & benefit dengan karyawan, maka hasil kerja keras bisa dibayar jauh lebih banyak. Anda berhak meminta lebih ketika mendiskusikannya dengan perusahaan.

HR juga berhak mempertimbangkan benefit yang sesuai dengan kemampuan karyawannya. Oleh sebab itu, kompensasi dan benefit selalu dijadikan salah satu topik yang dibahas saat interview. Tujuannya untuk memahami bagaimana kapasitas karyawan dan perusahaan ke depannya.

Cara Efektif Mendiskusikan Compensation & Benefit dengan Karyawan
 Cara mendiskusikan compensation & benefit dengan karyawan memang harus benar-benar hati-hati. Via Freepik.

Tugas Seorang Pemimpin dalam Perusahaan

Seorang pemimpin dapat mempengaruhi suasana di dalam lingkungan kerjanya. Di sisi lain, tim pemimpin atau manajer juga harus memiliki kemampuan untuk memotivasi karyawan. Pemimpin yang baik dapat membuat karyawannya bekerja secara lebih produktif dan efektif.

Tentunya pemimpin dapat menerima benefit lebih banyak dari kepala perusahaan. Hal ini patut dibahas dalam diskusi compensation & benefit dengan karyawan untuk memotivasi semua pihak yang bersangkutan. Pemimpin juga menjadi karyawan yang dipekerjakan oleh dewan direksi.

Struktur jabatan perusahaan memberikan pengaruh lebih di dalam setiap tugasnya. Peran dan kontribusi karyawan ditentukan dari jabatan yang dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, ada perbedaan yang mendasari perbedaan kompensasi dan benefit di setiap penugasan.

Agar sumber daya perusahaan bisa dimaksimalkan, pemimpin perlu memikirkan Kompensasi dan Benefit karyawan. Dari dewan direksi perusahaan sampai pemimpin di lapangan, semuanya berhak memikirkan kompensasi yang harusnya diberikan pada setiap karyawannya.

Untuk dapat memotivasi karyawan, kompensasi dan benefit harus dijelaskan secara transparan. Komunikasi perlu dilakukan untuk menjaga hubungan antar pemimpin dan karyawan. Etika dan kebijakan dalam dunia kerja harus diperhatikan dengan seksama agar kesepakatan tercapai.

Seberapa Pentingnya Compensation & Benefit dengan Karyawan

Perlu diingat, karyawan perlu motivasi untuk dapat bekerja secara optimal. Motivasi itu berasal dari benefit yang didapatkannya ketika bekerja di dalam perusahaan. Anda juga pasti memahami hal ini karena gaji selalu menjadi bagian yang diperhatikan ketika mencari lowongan kerja.

Saat seseorang ingin mencari pekerjaan, hal pertama yang dilihatnya pasti adalah gaji. Karyawan bisa berpikir apakah pekerjaan dan tanggung jawabnya sesuai dengan benefit yang diberikan. Hal ini akan dibahas lebih rinci pada saat interview compensation & benefit dengan karyawan.

Pada saat Human Resource (HR) perusahaan melakukan interview, mereka bisa melihat kapasitas calon karyawannya. First Impression atau pandangan pertama bisa menentukan kualitas seorang karyawan. Dengan adanya diskusi, kualitas seseorang dapat dilihat secara lebih jelas.

Oleh sebab itu dengan adanya compensation & benefit dengan karyawan, perusahaan bisa menentukan standar pekerjanya. Anda sebagai karyawan juga bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak. Alasannya karena kompensasi dan benefit sudah ditentukan pada saat interview perusahaan.

Ketika benefitnya jelas, Anda bisa lebih termotivasi untuk bekerja di sana. Untuk mendiskusikan kompensasi secara lebih efektif, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan. Dari sini, Anda juga bisa melihat bagaimana perusahaan memosisikan dirinya sebagai perekrut.

Cara Mendiskusikan Compensation & Benefit dengan Karyawan

Setelah memahami bagaimana karakteristik karyawan yang akan dihadapi, langkah berikutnya adalah memaksimalkan cara diskusi anda. Sebab, hal ini menjadi penentu apakah akan terjadi dealing atau tidak. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan:

Diskusi mengenai standar kompensasi dan benefit dapat dilakukan untuk mengetahui kapasitas perusahaan. Berikut ini beberapa cara yang digunakan oleh pemimpin dan HR perusahaan untuk mendiskusikan kompensasi agar dapat mempertahankan karyawan-karyawan terbaiknya.

1. Melalui Kebijakan Perusahaan

Kompensasi dan benefit dapat diatur berdasarkan kebijakan perusahaan itu sendiri. Asuransi, dana insentif, gaji hingga waktu liburan, masuk ke dalam bagian kompensasi. Tentu saja hal itu sudah diatur dan disesuaikan berdasarkan skala kebijakan perusahaan.

Baca: Apa itu Kompensasi Non-Moneter: Jenis dan Mengapa itu Penting

Kompensasi dan Benefit karyawan mendefinisikan kapasitas perusahaan dalam bersaing. Di masa sekarang, perusahaan bisa menetapkan gaji untuk menahan karyawannya. Perusahaan juga dapat menetapkan gajinya untuk kepentingan kompetitif rekrutmen karyawan.

Dengan menyesuaikan gajinya, perusahaan dapat memperoleh pekerja terbaik. Tentunya gaji itu ditetapkan berdasarkan kemampuan dan kapasitas karyawannya. Kebijakan perusahaan juga berperan penting untuk mengikat keputusan pemimpin ke depannya.

2. Gambaran Kompensasi

Masalah compensation & benefit dengan karyawan dibahas ketika proses interview berlangsung. Di masa sekarang ini, informasi gaji dan benefit bisa dilihat dari informasi lowongan pekerjaan. Kompensasi seperti asuransi, tunjangan, cuti hingga fasilitas dijelaskan secara garis besarnya. 

Dengan adanya gambaran kompensasi, perusahaan bisa menempatkan posisinya. Gambaran itu juga dapat digunakan untuk memotivasi karyawan agar bekerja dengan giat. Perusahaan yang baik pasti memberikan kompensasi sesuai kapasitas pekerjaan di dalamnya.

Sebagai pekerja Anda juga bisa meminta kompensasi lebih ketika memosisikan diri di tingkat yang lebih tinggi. Namun, Anda perlu melakukan diskusi Kompensasi dan Benefit karyawan terlebih dahulu untuk menjalin kesepakatan bersama pemimpin perusahaan.

3. Informasi dan Penawaran

Ketika melakukan perekrutan, perusahaan akan mencantumkan informasi kompensasi dan benefitnya bagian lowongan pekerjaan. Informasi itu digunakan untuk menarik pekerja dari iklan lowongan yang ada. Sebagian besar pekerja pasti mencari pekerjaan dari lowongan itu.

Survei LinkedIn dilakukan untuk melihat berapa besar pengaruh informasi gaji. Ditemukan di sana terdapat 70% calon karyawan memilih pekerjaan dari tingkat gajinya. Compensation & benefit dengan karyawan memang sangat penting untuk memosisikan perusahaan.

Di sisi lain perusahaan juga dapat merumuskan tingkat gaji dan kebutuhannya. Penawaran harus disesuaikan dengan kemampuan, pengalaman dan pendidikan. Dengan data yang jelas, perusahaan bisa mendapatkan rekrutan terbaik dari iklan lowongan pekerjaan.

4. Melindungi Informasi Gaji

Beberapa perusahaan juga tidak menginformasikan total kompensasinya secara jelas. Untuk memperkuat posisi dan penawaran, perusahaan memanfaatkan rentang gaji. Opsi ini dapat digunakan menjaga kerahasiaan compensation & benefit dengan karyawan pada saat promosi.

Nantinya kejelasan kompensasi akan didiskusikan pada saat interview. HR akan menanyakan gaji pada rekrutannya pada saat interview berlangsung. Tujuannya agar rekrutan tersebut bisa memosisikan dirinya dan tahu bagaimana kapasitasnya di perusahaan.

Dengan melindungi informasi gaji, perusahaan juga bisa menghemat lebih banyak waktu. Jika gaji dirahasiakan, maka perusahaan memiliki posisi yang baik. Alasannya karena perusahaan itu menjaring karyawan berdasarkan ketetapan Kompensasi dan Benefit karyawan.

5. Hari Pembayaran Sama

Agar karyawan betah bekerja di dalam perusahaan, ada ketentuan yang harus diperhatikan. Ketentuan itu berhubungan dengan gaji dan waktu pembayarannya. Usahakan perusahaan bisa memberikan kompensasi di hari yang sama agar keadilan ditegakkan.

Selebihnya, kompensasi lain juga dapat diberikan untuk periode waktu tertentu. Contohnya seperti karyawan terbaik di setiap minggu atau per tahunnya. Saat ada penghargaan pekerja terbaik, perusahaan dapat memotivasi karyawannya untuk lebih produktif.

Inilah alasan mengapa compensation & benefit dengan karyawan itu sangat penting. Tanpa adanya kompensasi, karyawan tidak akan bisa termotivasi untuk lebih produktif. Di sisi lain, karyawan juga menjadi betah dan puas dengan benefit yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Aturan Kompensasi Perusahaan yang Tertulis

Upah atau gaji karyawan pada dasarnya sudah ada di dalam salah satu UU Ketenagakerjaan. Dari UU tersebut, perusahaan harus menyesuaikan tingkat gajinya. Karyawan berhak mendapatkan kompensasi atas segala aktivitas dan produktivitasnya di dalam perusahaan.

Nominal penggajian harus sesuai standar jika perusahaan tidak ingin digugat. Indonesia sudah memiliki peraturan Omnibus Law yang menjadi dasar ketentuan upah karyawan. Compensation & benefit dengan karyawan dijelaskan secara lengkap mulai dari pembayaran hingga penangguhan.

Pembayaran gaji berdasarkan PP yang berlaku mencakup toleransi keterlambatan. Di sisi lain, perhitungan gaji juga harus transparan menyesuaikan kaidah yang ada. Mulai dari gaji pokok, upah lembur serta pendapatan non upah, semuanya sudah diatur dalam UU Omnibus Law.

Agar proses diskusi Kompensasi dan Benefit karyawan berlangsung baik, Anda bisa membahas UU yang berlaku. Diskusi dilakukan dengan syarat sesuai kebijakan perusahaan itu sendiri. Tanpa memperhatikan kebijakan, pemimpin perusahaan tidak akan memberikan kesepakatan.

Etika seorang karyawan saat berdiskusi mengenai kompensasi harus diperhatikan. Tentu pihak juga harus memperhatikan kompensasi dan benefitnya agar tidak membebani karyawan. Kedua pihak bisa menggunakan aturan yang berlaku untuk mencapai kesepakatan bersama.

Manfaat Diskusi Compensation & Benefit dengan Karyawan

Pada dasarnya kompensasi dan benefit memiliki manfaatnya sendiri bagi perusahaan. Jika sudah ditetapkan kompensasinya, perusahaan bisa meningkatkan produktivitas karyawan. Benefit dari perusahaan digunakan untuk memotivasi karyawan agar bisa bekerja lebih giat.

Selain itu, diskusi juga bermanfaat untuk mencapai kesepakatan bersama. Perusahaan akan lebih baik dalam memanajemen karyawan ketika aturan dan kebijakannya jelas. Karyawan juga tidak akan dirugikan karena compensation & benefit dengan karyawan sudah dibahas bersama.

Selama etika dan norma jelas, kedua pihak bisa mendapat keuntungannya masing-masing. Dari berbagai macam pekerjaan yang ada, perusahaan juga bisa menyusun tingkat kompensasinya berdasarkan spesialis dan tingkat produktivitas karyawan di kantor.

Kompensasi menentukan seberapa besar benefit yang diberikan perusahaan pada karyawan. Di sisi lain, spesialis dan tingkat produktivitas digunakan untuk menentukan tingkat kompensasinya. Dengan begitu, manfaat diskusi compensation & benefit dengan karyawan bisa terlihat jelas.

Perusahaan bisa meningkatkan produktivitasnya jika setiap sektor dimaksimalkan. Masalah gaji dan penghargaan perlu dijelaskan dalam diskusi untuk memperjelas haknya. Tentunya dari pihak perusahaan juga menjelaskan semua itu untuk memperlihatkan tanggung jawabnya.

Langkah yang Perlu Diambil Perusahaan ke Depannya

Berdasarkan cara yang sudah ada di atas, perusahaan bisa menetapkan kompensasi berdasarkan kebijakannya. Baik itu kebijakan tertulis atau tidak, perusahaan memiliki aturannya sendiri. Dari pihak karyawan, mereka juga harus tahu apa saja hak yang bisa di dapatkannya.

Setiap keputusan akan menentukan nasib perusahaan di masa depan nanti. Gaji dan kompensasi adalah masalah yang sangat efektif, sehingga perlu dibahas sampai intinya. Compensation & benefit dengan karyawan juga berperan untuk memotivasi, mempertahankan dan menarik pekerja.

Selama perusahaan itu tahu bagaimana cara menentukan kompensasi yang baik, maka prospek ke depannya perusahaan bisa jadi lebih baik. Posisi karyawan akan membantu perusahaan untuk menentukan tingkat kompensasi dan benefitnya selama bekerja.

Baik itu pemimpin divisi, pemimpin suatu proyek serta pemimpin tim kerja lapangan, semuanya bisa mendapatkan benefitnya masing-masing. Diharapkan dengan adanya diskusi, perusahaan bisa lebih baik dalam mengatur kompensasi karyawan-karyawannya.

Di sisi lain, diskusi juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi karyawan agar lebih produktif. Kedua pihak memiliki tanggung jawab dan haknya masing-masing. Compensation & benefit dengan karyawan mendasari kesepakatan di setiap lingkungan dunia kerja.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

Workaholic yang Malas. Content Writer & Seo Specialist.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Sebagai industri yang berhubungan manusia HR pastinya menjadi industri yang sangat dinamis dan terus menghadirkan tren HR terbaru setiap harinya. M

Codemi Publication

Perkembangan karyawan pada dasarnya merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam usaha untuk mendukung tumbuh kembang bisnis. Hal ini di

Unduh Codemi Learning Report 2021

X