Apakah Pengembangan Karyawan Penting dalam Peningkatan Kualitas SDM?

Kualitas SDM sangat membawa pengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan. Hal inilah yang melatarbelakangi alasan pentingnya kualitas SDM dengan merekrut calon karyawan yang kompeten atau memberikan fasilitas pengembangan karyawan sebagai investasi jangka panjang perusahaan.

Upaya pengembangan skill karyawan adalah menggali dan membentuk keterampilan dan moral karyawan di bawah entitas perusahaan atau organisasi, yang diadakan di luar waktu kerja untuk meningkatkan kapasitas karyawan.

Upaya ini dilakukan demi dapat mengendalikan pekerjaan secara efektif dan optimal. Pengembangan SDM maupun skill terhadap karyawan juga diadakan guna mempersiapkan karyawan dalam menghadapi tanggung jawab pekerjaan yang lebih besar di waktu mendatang.

Pengertian Pengembangan Menurut Ahli

Sebagai bagian dari peradaban yang terus menerus berkembang dan penuh persaingan, pengembangan karyawan sangatlah penting demi mempertahankan eksistensi perusahaan dan selalu sejajar dengan laju perubahan.

Banyak sekali tokoh yang mengistilahkan pengembangan diri dengan berbagai macam definisi. Meski demikian makna setiap pendapat tetap seragam, yakni usaha upgrade diri untuk mencapai versi terbaik dibandingkan kondisi masa lalu. Pengertian pengembangan menurut beberapa ahli antara lain:

1. Menurut Abraham Maslow

Kegiatan pengembangan adalah suatu upaya pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri.

2. Menurut Marwawi

Pengembangan adalah usaha seseorang dalam mengembangkan kemampuan, kepribadian dan sosial-emosional.

3. Menurut Erik Erikson

Usaha meningkatkan kemampuan diri dalam menghadapi rintangan emosional.

4. Menurut Dr. Jan Bella

Dalam usaha mengembangkan diri, dapat melalui pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawan secara teknis dan manajerial.

Aspek pendidikan mengajarkan teori dan sifatnya menjawab jenis pertanyaan why. Sedangkan pelatihan mengajarkan ilmu praktis atau teknis kerja, pelatihan yang dilakukan adalah praktek langsung di lapangan, sifatnya menjawab jenis pertanyaan how.

Jadi orientasi pengembangan karyawan adalah menambah keahlian baru, bukan mengasah kemampuan penguasaan atas suatu bidang yang sudah dikuasai.

Manfaat Pengembangan Karyawan

Manfaat diadakannya pengembangan atau pelatihan pada karyawan adalah untuk menciptakan sikap positif karyawan. Maka dari itu, pembentukan fungsi yang memiliki wewenang khusus dalam menangani proses ini sangatlah penting untuk kesehatan perusahaan. Adapun manfaat lainnya antara lain:

1. Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Produktivitas Karyawan

Peningkatan kemampuan berbanding lurus dengan semakin tingginya kepercayaan diri. Semakin banyak pengetahuan karyawan akan semakin beragam juga jenis pekerjaan yang dapat diselesaikan sehingga mampu mendorong produktivitas karyawan.

2. Membuka Kesempatan Baru

Selama menjalani proses pengembangan atau pelatihan, terdapat hal baru yang dapat ditemukan dan digali. Seiring dengan bertambahnya wawasan, akan membantu kemampuan perusahaan membuka pikiran dan melihat kesempatan baru yang dapat dikembangkan.

Proses ini dilakukan demi menambah variasi usaha dan keuntungan jangka panjang. Selain itu, manfaat pengembangan karyawan juga membantu perusahaan melihat kondisi sistem mereka dan memperbaiki beberapa sistem yang telah jadul atau cacat.

3. Mengurangi Bentuk Pertentangan

Pengembangan SDM atau skill terhadap karyawan juga melibatkan peningkatan kemampuan moral karyawan. Dengan moral yang lebih maju, diharapkan dapat mendorong cara berpikir karyawan menjadi lebih logis dan humanis.

Selain itu adanya peningkatan kemampuan komunikasi berperan dalam meningkatnya efektivitas penyampaian informasi atau koordinasi, sehingga makna yang disampaikan akan lebih mudah dimengerti dan mengurangi kesalahpahaman di masa mendatang.

4. Menemukan Potensi Baru

Banyak karyawan yang bisa jadi memiliki potensi terselubung tanpa mereka sadari. Maka dari itu diperlukan suatu wadah untuk membantu mereka menyadari potensinya.

Memberikan kesempatan karyawan untuk berkembang dapat membantu mereka menggali secara mendalam dan menemukan potensi baru.

Strategi Pengembangan Karyawan

Strategi pengembangan pada karyawan perusahaan bisa dikatakan sebagai rencana untuk meningkatkan performa dan kualitas kerja karyawan. Strategi ini juga diterapkan untuk mengajarkan loyalitas demi mempertahankan karyawan suatu perusahaan.

Penerapan strategi tidak hanya sekedar memberi fasilitas pengembangan skill yang umumnya berorientasi pada kepentingan perusahaan saja. Namun juga dapat diterapkan dalam memahami kebutuhan dan keinginan karyawan agar tetap loyal dengan tempat kerja mereka.

Berikut ini beberapa strategi pengembangan atau pelatihan yang dapat diterapkan di perusahaan:

1. Memberi Apresiasi untuk Karyawan

Segala prestasi pantas untuk di apresiasi. Penghargaan dari perusahaan dapat mengangkat motivasi karyawan untuk selalu meningkatkan kinerjanya. Meningkatnya semangat kerja karyawan imbasnya akan kembali lagi pada perusahaan.

Penghargaan yang dapat diberikan bisa bermacam-macam. Misalnya seperti memberi bonus, menaikkan gaji, memberikan hadiah khusus, apresiasi lisan dan lain sebagainya.

2. Memberi Kesempatan

Setiap karyawan bisa saja memiliki banyak hal yang ingin disampaikan dan ide yang ingin dituangkan. Hanya karena tidak tersedianya kesempatan, membuat ide mereka berakhir bersarang di kepala.

Penyediaan kesempatan dapat berupa memberikan pengalaman, kebebasan berekspresi maupun tools penunjang. Pemberian kesempatan kepada karyawan akan membuka keuntungan untuk setiap pihak.

Contohnya, terdapat karyawan yang mengeluhkan sistem yang tak berjalan lancar dan jika dibiarkan akan berdampak buruk untuk perusahaan.

Dengan penyampaian keluhan tersebut tentu saja akan sangat membantu perusahaan dalam mengetahui dan segera mengambil tindakan atas keluhan yang karyawan sampaikan.

3. Memberi Pelatihan

Ini adalah strategi umum sebuah perusahaan dalam mengadakan pengembangan karyawan. Menjalani berbagai pelatihan dapat membantu meningkatkan kualitas dan kapasitas karyawan.

Mengadakan pelatihan untuk karyawan merupakan bentuk kesempatan yang diberikan perusahaan dalam hal investasi diri, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Proses-Proses dalam Pengembangan Karyawan

Perlu suatu rencana untuk menjalankan program pengembangan maupun pelatihan terhadap karyawan agar hasilnya sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Berikut ini adalah proses-proses yang perlu dilakukan:

1. Menentukan Tujuan

Penentuan sasaran adalah hal utama yang perlu dilakukan. Penetapan sasaran hendaknya disusun dengan jelas berdasarkan kebutuhan karyawan yang akan terlibat.

2. Menyusun Kurikulum

Setelah menentukan sasaran selanjutnya adalah membangun kurikulum program seperti penetapan jadwal, waktu yang diperlukan, materi dan metode yang akan diajarkan hingga penentuan sistem evaluasi belajar.

3. Mempersiapkan Sarana

Berikutnya adalah mempersiapkan tempat dan perlengkapan lain yang diperlukan dalam pelaksanaan program, sembari disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

4. Menetapkan Siapa Saja yang Akan Terlibat

Hal yang tidak kalah penting yakni mencari pelatih atau narasumber yang memenuhi persyaratan. Selain itu juga perlu menentukan kriteria peserta yang ideal untuk mengikuti program ini.

5. Realisasi Program Pelatihan

Pelaksanaan program sesuai dengan kurikulum yang sebelumnya telah dipersiapkan.

6. Evaluasi

Menilik apakah keberlangsungan program dapat memenuhi sasaran yang diinginkan. Jika belum maka akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan program selanjutnya.

Fungsi Pengembangan Karyawan

Pelatihan atau pengembangan ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan teori, teknis dan moral karyawan untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, sekaligus mempertahankan karyawan di perusahaan. Rincian fungsi pengembangan karyawan antara lain:

  1. Menjaga dan meningkatkan efisiensi pekerjaan.
  2. Meningkatkan pelayanan kepada konsumen.
  3. Membangun moral baik karyawan.
  4. Mengurangi potensi kerusakan pada aset produksi.
  5. Mengurangi tingkat kecelakaan karyawan.
  6. Meningkatkan jenjang karir karyawan.
  7. Balas jasa karyawan meningkat karena kapasitasnya lebih besar.
  8. Kemampuan kepemimpinan meningkat.

Jika berhasil. program pengembangan karyawan akan berdampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan perusahaan. Karena semakin banyaknya pengetahuan, pengalaman dan kesempatan yang diperoleh, maka akan semakin besar kapasitas karyawan dan semakin berkualitas kinerjanya.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Ketika Anda mulai bekerja di suatu perusahaan, Anda harus sudah siap menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikuti manaj

Codemi Publication

Tidak hanya siswa, karyawan dalam sebuah perusahaan pun membutuhkan pembelajaran dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Biasanya, met