6 Soft Skill yang Wajib Ada di Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Tak hanya hard skill, perusahaan juga bertanggung jawab dalam mengasah soft skill karyawannya. Percayalah, soft skill yang diasah dengan benar dapat menunjang karier karyawan dan ikut memajukan perusahaan juga. Itulah pentingnya sistem pelatihan karyawan yang tak hanya merangkul dan mengasah hard skill saja, melainkan soft skill juga. Apa saja konten soft skill yang wajib ada di sistem pelatihan dan pengembangan karyawan? Berikut penjelasan selengkapnya!

1. Critical thinking

Soft skill pertama yang harus ada dalam sistem pelatihan dan pengembangan karyawan adalah critical thinking atau berpikir kritis. Karyawan yang dibutuhkan di perusahaan adalah mereka yang dapat berpikir kritis saat menghadapi tantangan. Orang-orang ini membawa nafas baru dengan perspektif mereka yang out of the box. Mereka juga berpotensi memajukan perusahaan dengan keahliannya ini. 

Untuk mengasah critical thinking dalam diri karyawan, perusahaan bisa memulainya dengan membiasakan karyawan untuk selalu memiliki rasa penasaran. Rasa penasaran inilah yang akan membuat mereka berpikir lebih dalam dan akan memudahkan mereka membaca situasi di sekitarnya.

2. Open communication

Open communication sangat dibutuhkan untuk kemajuan perusahaan. Apa yang dimaksud dengan open communication adalah adanya komunikasi secara terbuka mengenai visi dan misi perusahaan antar karyawan dan atasan. Percuma saja mempekerjakan banyak karyawan dengan banyak skill jika mereka tidak bisa berjalan bersama. 

Sistem pelatihan dan pengembangan karyawan di perusahaan harus bisa mengasah open communication yang bisa diterapkan di keseharian. Contohnya dengan melatih atasan untuk melakukan komunikasi dua arah yang baik dengan karyawan. Komunikasi dua arah dinilai berhasil bila karyawan tidak ragu menyuarakan pendapat dan perusahaan bisa menghargai berbagai perspektif dari karyawan-karyawannya.

3. Public speaking

Soft skill yang satu ini tak kalah penting dari soft skill lainnya, yakni public speaking. Kemampuan berbicara di depan khalayak perlu dikuasai karyawan. Jika mereka memiliki ide yang cemerlang, mereka harus mampu mengutarakan dan menjelaskannya semenarik mungkin di depan umum agar ide tersebut bisa diterima. Itulah sebabnya Anda harus memupuk rasa percaya diri karyawan. 

Caranya bisa dengan mendengarkan dan menghargai pendapat mereka, memberi mereka ruang untuk mengembangkan diri, dan tentunya percaya bahwa kemampuan mereka sangatlah luas serta harus terus diasah. Bila rasa percaya diri sudah dipupuk, kemampuan public speaking tak akan jadi masalah lagi.

4. Kolaborasi bersama rekan kerja

Kemampuan kerja sama yang baik harus dimiliki oleh karyawan. Bila karyawan pasif dan tak mau berkolaborasi, tentu ketimpangan performa kerja akan terasa. Ujung-ujungnya, perusahaan bisa merugi karena karyawannya tak bisa kompak.

Skill berkolaborasi bersama rekan kerja ini bisa berjalan lancar kalau karyawan mau terbuka, menerima, dan menghargai pendapat orang lain. Mereka juga harus berani mengemukakan pendapatnya agar proses kolaborasi dengan sesama karyawan bisa berjalan dengan baik.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Disiapkan Saat Training untuk Karyawan Baru

5. Time management

Dalam dunia kerja, time management adalah sesuatu yang sangat krusial. Pekerjaan tidak bisa dikerjakan terburu-buru karena bisa berantakan atau tak sesuai ekspektasi. Tetapi, tidak bisa menghabiskan waktu lama juga karena pasti semua project punya tenggat waktunya masing-masing. 

Bagaimana cara mengasah kemampuan time management? Caranya dengan membuat skala prioritas dan schedule yang benar. Urutkan pekerjaan mana yang paling penting dan membutuhkan pengerjaan yang lama. Jangan lupa sertakan timeline agar karyawan terbiasa mengerjakan pekerjaan dalam waktu tertentu.

6. Conflict resolution

Konflik di dalam perusahaan tidak bisa terhindari. Kembali lagi, ada begitu banyak kepala dengan perspektif berbeda yang harus Anda dengarkan. Agar konflik tidak berlarut-larut, masing-masing karyawan wajib menguasai kemampuan conflict resolution. 

Atasan bisa mengasah kemampuan karyawannya dengan mengajarkan mereka menyelesaikan perselisihan antar karyawan dengan hati-hati. Ajarkan mereka menjadi mediator yang siap menampung keluhan dua belah pihak namun tetap bisa berpikir objektif untuk mencari solusi yang sama-sama disetujui.

Tak perlu bingung membangun sistem pelatihan dan pengembangan karyawan yang dapat mengasah konten soft skill karyawan, serahkan saja pada Codemi! Pelatihan karyawan bisa dilakukan dengan online platform yang disediakan oleh Codemi, sehingga perusahaan jadi lebih mudah dalam memberikan pelatihan pada karyawannya. Untuk informasi kerjasama dengan Codemi, klik di sini.

Berlangganan Newsletter

Jika anda tertarik mendapatkan update terkait learning management system, silahkan isi form berikut ini.

0 Comment

Leave Comment

Your email address will not be published, Required fields are marked





Related Article
Codemi Publication

Ketika Anda mulai bekerja di suatu perusahaan, Anda harus sudah siap menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikuti manaj

Codemi Publication

Kualitas SDM sangat membawa pengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan. Hal inilah yang melatarbelakangi alasan pentingnya kualitas SDM dengan mer